BEKASI, POSKOTA.CO.ID - PT RMA Indonesia membeberkan gambaran persebaran kendaraan Ford di Tanah Air.
Hingga saat ini, Pulau Jawa masih menjadi basis utama kendaraan penumpang Ford, sementara wilayah di luar Jawa justru didominasi oleh model kendaraan komersial.
Pemaparan tersebut disampaikan oleh Head of After Sales RMA Indonesia, Elyus Dwi Erwanto, di sela peresmian fasilitas layanan 2S (service dan spare part) Ford di Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 8 Januari 2025.
Everest dan Model Passenger Dominasi Jawa
Menurut Elyus, karakter pasar Ford di Pulau Jawa masih sangat kuat pada segmen kendaraan penumpang atau retail.
“Untuk di Jawa, mayoritas masih mobil-mobil passenger dan retail, seperti Ford Everest, kemudian sebelumnya ada EcoSport dan Fiesta. Di Bekasi sendiri, populasinya juga masih cukup banyak,” ujar Elyus.
Baca Juga: Paten Ducati Diavel V4 Terbaru Terungkap, Siap Hadir Versi 2026?
Ia menjelaskan, wilayah Jabodetabek, termasuk Bekasi, masih menyimpan populasi kendaraan Ford lama yang cukup signifikan, sehingga kebutuhan layanan purnajual tetap tinggi.
Berbeda dengan kondisi di Jawa, persebaran kendaraan Ford di luar Pulau Jawa memiliki karakter yang kontras. Elyus menyebut, kendaraan komersial menjadi tulang punggung populasi Ford di wilayah tersebut.
“Kalau di luar Jawa, populasinya paling besar kendaraan-kendaraan komersial seperti Ford Ranger. Jadi memang persebarannya berbeda,” kata Elyus.
Kondisi ini dinilai sejalan dengan kebutuhan sektor industri, pertambangan, dan perkebunan yang banyak beroperasi di luar Pulau Jawa.
Strategi Jaringan Dealer Disesuaikan Wilayah
Perbedaan karakter pasar tersebut menjadi dasar bagi Ford RMA Indonesia dalam menyusun strategi jaringan dealer dan layanan purnajual.
Di Pulau Jawa, jaringan layanan dinilai sudah relatif lengkap karena mengikuti besarnya populasi kendaraan penumpang Ford.
“Di Jawa, jaringan kami cukup menyeluruh. Di Jabodetabek saat ini ada sekitar delapan titik layanan 3S dan 2S, termasuk dengan tambahan Bekasi. Selain itu, kami juga sudah hadir di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Bali,” jelas Elyus.
Aftersales Jadi Penopang Penjualan Model Baru
Elyus menegaskan, penguatan jaringan aftersales tidak hanya ditujukan untuk menjaga performa kendaraan Ford yang sudah lama beredar di Indonesia, tetapi juga sebagai pondasi pertumbuhan penjualan unit baru.
“Kami berharap dengan layanan aftersales dan jaringan penjualan yang memadai, hal ini bisa menunjang penjualan unit-unit baru seperti Ford Everest dan Ranger yang saat ini dipasarkan oleh RMA Indonesia,” ujarnya.
Dengan pendekatan tersebut, Ford RMA Indonesia menargetkan keseimbangan antara pelayanan konsumen lama dan dukungan terhadap penetrasi model-model terbaru, seiring upaya memperkuat kembali eksistensi merek Ford di pasar otomotif nasional.