Polda Metro Jaya merilis kasus pengungkapan penyalahgunaan narkoba. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA RAYA

Kasus Narkoba di Jakarta Capai 7.426 Sepanjang 2025, Pemprov DKI Fokus Tingkatkan Pencegahan dan Rehabilitasi 

Senin 05 Jan 2026, 12:25 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berfokus untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika di Ibu Kota pada 2026. Hal ini dilakukan menyusul adanya data dari Polda Metro Jaya yang mencatat sebanyak 7.426 kasus narkoba di sepanjang 2025.

Stafsus Gubernur Jakarta Bidang Media dan Komunikasi Publik, Chico Hakim menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Jakarta Pramono Anung, Pemprov DKI Jakarta akan tetap fokus pada pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya penindakan tetapi juga pencegahan, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat.

"Untuk tahun 2026, Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung tetap berkomitmen kuat untuk membantu menekan angka kasus narkoba melalui pendekatan pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat," ujar Chico kepada awak media pada Senin, 5 Januari 2025.

Chico menjelaskan salah satu langkah utama yang akan terus diperkuat adalah kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).  Pemprov DKI akan melanjutkan sekaligus memperluas program “Jaga Jakarta Tanpa Narkoba” yang telah diluncurkan bersama BNN.

Baca Juga: Gagalkan Peredaran Narkoba, Polisi Sita 50 Kg Sabu Label Durian

"Termasuk intervensi di kawasan rawan narkoba seperti kampung-kampung bersinar dan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM)," ucap Chico. 

Akses Layanan Rehabilitasi di Faskes Tingkat Pertama

Selain melakukan pencegahan di sisi rehabilitasi, Pemprov Jakarta juga mendorong penguatan layanan rehabilitasi yang lebih mudah diakses oleh masyarakat. 

Nantinya, seluruh puskesmas di Jakarta akan menjadi lokasi rawat jalan bagi para korban narkoba, khususnya pengguna bukan yang berstatus bandar atau pengedar.

"Ini untuk memudahkan akses deteksi dini dan pemulihan bagi pengguna. Kerja sama dengan BNN dan Dinas Kesehatan, “ kata Chico. 

Baca Juga: Peredaran Narkoba di Bandung Barat Sasar Remaja dan Pelajar, Didominasi Jenis Sintetis dan Sabu

Di sisi pencegahan, Chico mengatakan pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan sekolah, komunitas warga seperti RT dan RW, PKK, Karang Taruna, hingga ruang-ruang kreatif yang banyak diakses oleh anak muda agar terhindar dari pengaruh narkoba. 

"Kami juga akan dukung pemberdayaan ekonomi di kawasan rawan untuk mengurangi kerentanan," pungkasnya Chico. (cr-4). 

Tags:
Layanan RehabilitasiBadan Narkotika NasionalJakartaPramono Anungkasus narkobapenyalahgunaan narkotika

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor