TAMANSARI, POSKOTA.CO.ID - Salsa, 23 tahun dan Pipi, 23 tahun, kegirangan saat melihat videotron saat malam pergantian tahun baru di kawasan Kota Tua di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Kamis, 1 Januari 2026.
Tepat pukul 00.01 WIB, langit di kawasan Kota Tua berubah menjadi arena layar digital besar berbasis teknologi Light Emitting Diode (LED).
Tak hanya itu, di Kota Tua juga menampilkan atraksi drone yang beterbangan dan menampilkan sejumlah gambar membentuk gambar Monas hingga sepeda ontel.
Salsa dan Pipi datang menggunakan KRL dari Cikampek, Kabupaten Karawang ke Kota Tua waktu siang. Awalnya mereka mengaku kecewa, karena hujan turun.
Baca Juga: 1.000 Personel Polisi Disiagakan, Malam Tahun Baru di Jakbar Dipastikan Kondusif
Bahkan, Salsa mengaku sama sekalk tidak mengetahui bahwa di Kota Tua bakal ada penampilan videotron yang membuat dirinya seketika kembali bergairah.
"Awalnya sebenernya enggak tau (ada penampilan videotron). Ekspetasinya awalnya kayak ngerayain tahun baru aja," kata Salsa kepada wartawan di sela-sela dirinya menyaksikan penampilan videotron, Kamis, 1 Januari 2026.
Saat menyaksikan videotron, pakaian yang dikenalan Salsa terlihat sedikit lepek. Itu karena hujan yang sempat mengguyur kawasan Kota Tua pada sore dan malam hari.
Wanita pekerja ini mengatakan, saat turun hujan, dirinya sempat putus asa karena tidak dapat menikmati malam pergantian tahun sesuai dengan ekspetasinya tersebut.
Baca Juga: Malam Tahun Baru 2026, Polsek Beji Perketat Pengamanan di Titik Keramaian Depok
"Ya seru banget, jadi enggak nyesel. Saya datang dari siang, sempat hujan-hujan ini masih basah," ujarnya.
Rekannya, Pipi, juga merasakan hal yang sama. Namun Pipi mengaku kedatangannya ke Kota Tua bukan kali pertama. Ia menyebut pernah datang ke tempat ini.
"Makanya itu rencanain mau malam tahun baru di sini," ujarnya.
Pipi juga mengaku takjub ketika melihat penampilan videotron yang berdurasi kurang lebih sekitar hampir setengah jam tersebut. Bahkan matanya terlihat tak berkedip saat menyaksikan sambil merekam momen itu.
"Kaget aja sih, awalnya sama sekali enggak tau bakal ada kayak gini. Ya jadi terhibur banget lah," ucap dia.
Penampilan videotron menjadi salah satu kegiatan pengalihan pesta kembang api. Pesta kembang api dilarang sebagai bentuk penghormatan kepada korban bencana Sumatra.