Kesaksian ini menggambarkan sisi lain Atalia yang kontras: galak, judes, dan mudah marah. Salah satu yang paling viral berasal dari akun yang mengklaim pernah menjadi pelayan restoran di Bandung.
"Dulu waktu jadi pelayan resto di Bandung pernah handle Bu Atalia. Buset galak dan judes banget... Belum juga 15 menit udah ngomel-ngomel kok lama banget sambil muka ketus!!! Aku kena mental waktu dibentak gitu karena yang aku lihat di sosmed kayak ibu-ibu yang soft spoken," tulis akun @lec***.
Kesaksian serupa dibenarkan oleh netizen lain sebagai "rahasia umum" di kalangan yang pernah bertemu langsung.
Baca Juga: Awkarin Ungkap Diputusin Pacar Bule Meski Sudah Tinggal di Australia
Beberapa mengkritik strategi citra publik Atalia, dengan komentar seperti: "Masih ketolong aja sama chasingnya yang keliatan lemah lembut.
Jangan bilang dia yang bakal tampil jadi tokoh politik gantiin lakinya dengan kasih background melankolis 'istri yang tersakiti'."
Narasi ini semakin kompleks dengan spekulasi liar seputar perceraian, termasuk dugaan pihak ketiga seperti Aura Kasih atau kasus lain yang melibatkan Ridwan Kamil.
Meski begitu, kedua belah pihak menegaskan proses berjalan tertutup dan damai, tanpa mengungkap alasan detail.
Kesaksian netizen tentang sikap Atalia tetap bersifat anonim dan belum terverifikasi secara independen, sehingga memicu perdebatan: apakah ini bagian dari serangan citra di tengah perceraian, atau memang ada dua sisi dari seorang figur publik? Publik terbelah opini.
Sebagian tetap bersimpati pada Atalia atas keteguhannya menghadapi retaknya rumah tangga, sementara yang lain mempertanyakan konsistensi image lembut yang selama ini dibangun.
Kasus ini kembali mengingatkan bahwa di balik sorotan media, figur publik pun memiliki sisi pribadi yang tak selalu selaras dengan penampilan luar.
