Layar Super AMOLED 120 Hz dilindungi Gorilla Glass Victus+, chip Exynos 1580 yang kencang sehari-hari, serta janji update OS + security patch hingga 6 tahun ke depan.
One UI 7 terbaru terkenal stabil dan kaya fitur, ditambah dukungan eSIM serta build quality khas Samsung.
Kamera ultrawide dan video 4K60 fps memang dikorbankan, tapi buat pengguna yang butuh ketenangan pemakaian 4–5 tahun, pilihan ini sulit dikalahkan.
- iQOO Neo 10 – Mulai Rp5,9 jutaan (raja performa dan baterai)

Bagi yang prioritasnya gaming dan daya tahan, iQOO Neo 10 langsung duduk di puncak.
Snapdragon 8s Gen 4, layar AMOLED 1.5K 144 Hz, baterai monster 7000 mAh dengan charging 120W (penuh dalam 25 menit!), serta sistem pendingin besar membuatnya nyaman dipakai berjam-jam.
Kamera sekadar cukup, tapi untuk performa mentah dan baterai, sulit ada yang menandingi di kelas ini.
Baca Juga: Rekomendasi HP Android Murah Rp1 Jutan Punya Desain Layaknya iPhone, Cek Daftarnya Sekarang
- Poco F7 – Rp5,9 jutaan (value monster)

Saingan paling ketat iQOO Neo 10. Poco F7 hadir dengan kombinasi 12/512 GB, frame metal + IP68, serta kemampuan rekam video 4K60 fps di semua lensa.
Performa hampir setara flagship berkat chipset yang sama kelas atas.
Suhu saat gaming memang agak panas dan belum ada bypass charging maupun eSIM, tapi dengan harga yang ditawarkan, rasio nilai tetap sangat tinggi.
- Motorola Edge 60 Pro – Rp6,9 jutaan (all-rounder paling elegan)

Pendatang baru yang langsung mencuri perhatian.
Desain super tipis (7,5 mm) dengan material premium, layar pOLED melengkung 120 Hz, Dimensity 8300 yang sangat efisien, serta paket kamera paling lengkap: utama 50 MP OIS + ultrawide 50 MP AF + telephoto 10 MP.
