BYD memperluas jaringan dealer dari 80 menjadi 150 cabang pada 2026. (Sumber: BYD)

OTOMOTIF

BYD Ungkap Investasi Riset Raksasa dan Targetkan 150 Dealer di Indonesia pada 2026

Jumat 12 Des 2025, 12:53 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - BYD kembali menunjukkan dominasinya sebagai salah satu kekuatan global di industri kendaraan listrik dengan menegaskan bahwa seluruh pencapaian perusahaan selama dua dekade terakhir bertumpu pada riset dan pengembangan yang agresif.

Komitmen besar terhadap inovasi inilah yang membuat BYD mampu melampaui banyak pemain otomotif besar di dunia.

Presiden Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao menjelaskan bahwa fondasi teknologi yang dimiliki BYD bukan sekadar hasil akuisisi atau kolaborasi, tetapi buah dari penelitian mendalam dan investasi yang berkelanjutan.

Menurutnya, BYD menjadi satu-satunya produsen kendaraan listrik yang menguasai paten teknologi inti secara mandiri.

“BYD Group adalah satu-satunya manufaktur kendaraan yang memiliki paten dan teknologi terdepan untuk kendaraan listrik. Selama 20 tahun terakhir, investasi riset kami lebih tinggi dibanding profit perusahaan. Pada kuartal tiga 2023, investasi RnD kami lebih dari USD 3,5 miliar,” ujarnya di Sentul, Kamis, 11 November 2025 kemarin.

Baca Juga: MG Resmikan Dealer 3S Pertama di Kalimantan Barat, Resmi Beroperasi di Pontianak

Salah satu pilar utama BYD adalah strategi pengembangan terintegrasi, di mana hampir seluruh komponen kendaraan listrik diproduksi sendiri. Mulai dari desain kendaraan, semikonduktor, hingga sistem pengisian daya atau charger, semuanya berada dalam kendali penuh perusahaan.

Pendekatan ini tidak hanya mempercepat proses inovasi, tetapi juga memastikan kualitas produksi tetap konsisten di berbagai lini.

“Ini semacam garansi pengembangan produk NEV kami untuk masa depan akan seperti apa. Strategi kami menerapkan strategi integral. Mulai dari rancang bangun kendaraan, semikonduktor, sampai SPKL atau charger semuanya kami produksi secara mandiri,” tambah Eagle.

Dampak dari integrasi tersebut terlihat jelas pada kapasitas produksi BYD yang mampu mencapai puluhan juta unit kendaraan listrik secara global.  Perusahaan menyebut pencapaian ini sebagai bukti bahwa model produksi mandiri memberikan efisiensi tinggi sekaligus fleksibilitas dalam menghadirkan teknologi baru.

Baca Juga: Dari Eksterior hingga Kenyamanan, Ini Aksesori Otoproject untuk BYD Atto 1

Hal itu pula yang membuat beberapa produk BYD di Indonesia hadir dengan harga yang mengejutkan konsumen, mengingat kombinasi teknologi canggih dan biaya produksi yang terkontrol.

“Dari situ membuat kami bisa memproduksi 14 juta unit kendaraan NEV ke seluruh dunia. Untuk Indonesia, setelah beberapa produk yang sudah kami luncurkan, pasti harganya membuat konsumen terkejut,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada inovasi produk, BYD juga mempercepat penguatan jaringan distribusi di Indonesia. Perusahaan menargetkan memiliki hingga 150 dealer pada 2026 mendatang.

Saat ini, BYD telah mencatat 80 cabang pada 2025, melonjak signifikan dari 34 cabang pada tahun sebelumnya.

“Saat ini jaringan dealer kami kebanyakan baru di Jabodetabek, tetapi tahun depan kami akan ekspansi lebih ke berbagai daerah sehingga masyarakat luas dapat menikmati mobil listrik BYD,” kata Eagle.

Penguatan jaringan dealer ini menjadi bagian dari strategi BYD untuk mempertahankan posisinya sebagai pabrikan kendaraan listrik terlaris di Indonesia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan listrik berbasis teknologi tinggi.

Tags:
kendaraan listrik terlaris di IndonesiaIndonesia kendaraan listrikotomotifBYD

Erwan Hartawan

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor