JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sebuah gedung di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dilanda kebakaran pada Selasa, 9 Desember 2025 dan mengakibatkan sedikitnya tujuh belas orang meninggal dunia.
Peristiwa yang terjadi pada siang hari itu sontak membuat panik warga sekitar. Kepolisian yang langsung mendatangi lokasi memastikan adanya korban jiwa dari insiden tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro membenarkan adanya korban meninggal dalam peristiwa tersebut.
Ia menyampaikan, aparat masih bekerja di lokasi untuk melakukan pendataan dan memastikan situasi dapat segera dikendalikan.
Baca Juga: Korsleting pada Mesin Diduga Picu Kebakaran Kapal Nelayan di Pelabuhan Muara Baru
“Iya, benar ada korban meninggal dunia,” ujar Susatyo saat dikonfirmasi, Selasa, 9 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa proses investigasi awal sudah dilakukan bersama tim pemadam kebakaran dan pihak terkait lainnya.
Dari keterangan terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra turut memastikan jumlah korban jiwa sementara mencapai tujuh orang.
Roby mengatakan angka tersebut masih bisa berubah karena proses penyisiran belum selesai dilakukan.
“Data sementara ada tujuh korban. Penyisiran belum selesai, saya juga dalam perjalanan menuju TKP untuk menindaklanjuti proses pemeriksaan,” jelas Roby.
Baca Juga: Polisi Selidiki Kebakaran Rumah di Pademangan Jakut Tewaskan Satu Keluarga
Proses Evakuasi Masih Berlangsung
Petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran, BPBD, dan kepolisian masih mengevakuasi area gedung untuk mencari kemungkinan adanya korban tambahan.
Beberapa titik gedung yang mengalami kerusakan cukup parah membuat proses pencarian membutuhkan waktu lebih lama.
Sementara itu, kepulan asap masih terlihat sesaat setelah api berhasil dipadamkan. Beberapa saksi mata menyebut api awalnya muncul dari lantai tengah gedung, namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengungkap penyebab kebakaran.
Tim Inafis dan Labfor Polri dijadwalkan memeriksa puing-puing gedung untuk mengetahui sumber api serta kemungkinan adanya unsur kelalaian.
Polisi juga berencana meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian. Termasuk pegawai gedung dan warga sekitar yang melihat detik-detik kebakaran terjadi.
Peristiwa ini memicu keprihatinan berbagai pihak. Warga di sekitar Cempaka Putih tampak berkumpul menyaksikan proses pemadaman dan evakuasi.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk menjauhi area radius berbahaya demi keamanan.
Selain itu, Pemkot Jakarta Pusat disebut tengah berkoordinasi untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban, termasuk pendampingan dan akses layanan kesehatan.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyisiran akhir di dalam gedung. Jumlah korban resmi akan diumumkan setelah seluruh proses evakuasi dan identifikasi selesai dilakukan.
