POSKOTA.CO.ID - Jelang SEA Games 2025, Timnas Indonesia U22 bersiap menghadapi ujian penting.
Skuad muda asuhan Indra Sjafri akan bertarung dengan Mali U22 dalam dua pertandingan uji coba bertaraf internasional yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada 15 dan 18 November 2025.
Pertandingan ini diadakan bertepatan dengan jeda FIFA Matchday, sehingga menjadi kesempatan ideal bagi tim muda Indonesia untuk mengukur kemampuan tanpa gangguan dari jadwal tim senior.
Indra Sjafri menegaskan, duel melawan Mali bukan sekadar laga persahabatan biasa.
Baca Juga: Daftar Lengkap Pertandingan Persib hingga Akhir Tahun 2025, Cek Agenda Penting Maung Bandung
"Pertandingan ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk menentukan komposisi tim menuju SEA Games nanti," ujarnya.
Mali Bawa Sekou Kone dari Manchester United
Tim Mali datang dengan kekuatan penuh. Dari 20 pemain yang dibawa, sejumlah di antaranya bermain di klub besar Eropa.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Sekou Kone, gelandang bertahan berusia 19 tahun yang kini memperkuat Manchester United U21 di Premier League 2.
Kone baru saja pulih dari cedera kepala dan langsung mendapat kepercayaan untuk memperkuat tim negaranya.
Baca Juga: Syarat Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2025 Usai Kalahkan Honduras
Selain Kone, Mali juga membawa pemain dari klub-klub ternama seperti AS Monaco, Rapid Wien, Bayer Leverkusen, dan Angers SCO.
Federasi Sepakbola Mali (FMF) menegaskan bahwa laga di Indonesia akan menjadi bagian dari persiapan mereka menghadapi AFCON U-23 mendatang.
Duel Panas di Lini Tengah
Pertemuan Indonesia vs Mali akan menyajikan duel menarik di lini tengah.
Sekou Kone diprediksi bakal berhadapan langsung dengan Dion Markx, gelandang keturunan Belanda yang menjadi salah satu motor permainan Timnas Indonesia U22.
Baca Juga: Remontada Persib Bandung Atas Selangor FC, Lucho: Sepakbola Memang Seperti Ini
Selain Dion, Indonesia juga akan diperkuat nama-nama muda potensial seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, Jens Raven, Arkan Fikri, Robi Darwis, Tony Firmansyah, dan Ananda Raihan.
Di lini belakang, Muhammad Ferrari, Kakang Rudianto, dan Brandon Scheunemann siap menjadi tembok pertahanan menghadapi kecepatan pemain Mali.
Persiapan Menuju SEA Games
Indonesia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sukses mempertahankan performa apik di berbagai level usia.
Dua tahun lalu, skuad Garuda Muda berhasil meraih medali emas SEA Games 2023 setelah mengalahkan Thailand 5-2 di final. Kini Indra Sjafri ingin mempertahankan tradisi juara itu.
"Kami ingin memastikan setiap pemain siap secara fisik, teknik, dan mental menghadapi persaingan di Thailand nanti," katanya.
Para penggemar sepak bola nasional pun diharapkan datang langsung ke stadion untuk memberi dukungan.
Prediksi Laga
Melihat komposisi kedua tim, laga ini dipastikan berlangsung ketat dan menarik. Mali dikenal dengan gaya permainan cepat dan fisik kuat, sementara Indonesia mengandalkan kreativitas dan kecepatan di sayap.
Pertemuan dua tim muda berbakat ini akan menjadi tontonan seru sekaligus tolok ukur kesiapan Garuda Muda menuju SEA Games 2025.
