Seorang massa aksi beratribut ojek online (ojol) digotong saat demonstrasi di Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Nasional

Pengamat Politik Review 5 Kekecewaan Rakyat ke Pemerintah: Semoga Semua Berbenah, Terutama Pejabat

Minggu 31 Agu 2025, 17:49 WIB

POSKOTA.CO.ID – Pengamat politik, Hendri Satrio turut mereview ulang apa saja hal yang membuat masyarakat kecewa saat ini.

Melalui akun X pribadi, Hensat (sapaan akrabnya) mengatakan bahwa hal pertama yang membuat masyarakat kecewa adalah soal PHK.

“Akumulasi kekecewaan perut rakyat: - teriak abis di phk, susah kerja malah dibilang bicara pake data,” ujarnya seperti dilansir Poskota dari akun X @satriohendri pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Lalu, terdengar kabar bahwa UMKM akan dikenai pajak ketika keuangan rakyat lagi sulit.

“- keuangan lagi susah eh denger pengumuman umkm bakal ditarik pajak,” sambungnya.

Baca Juga: Hingga Sabtu Tengah Malam, Massa Terus Bergerak ke Gedung DPR

Hensat juga menyoroti soal kenaikan tunjangan Anggota DPR ketika masyarakat menunggu-nunggu bantuan sosial hingga ucapan arogan dari Kantor Senayan.

“- lagi nungguin bantuan tunai eh dapet kabar tunjangan pejabat naik - tetiba denger anggota dewan teriak tolol padahal lagi mikir gimana nyambung hidup,” kata Hensat.

Selanjutnya, soal royalti musik dan Anggota DPR malah asyik berjoged-joged di kantor.

Baca Juga: Ketua DPR RI Puan Maharani Minta Maaf ke Masyarakat: Kami Akan Evaluasi

- mau dengerin musik susah eh wakilnya joged-joged dll Semoga kita semua bebenah, terutama bagi para pejabat ya #Hensa,” sambungnya.

Ringkasan demo belakangan ini

25 Agustus 2025: Ribuan mahasiswa, buruh, ojol, dan warga turun ke jalan memprotes tunjangan perumahan anggota DPR sebesar Rp50 juta per bulan. Demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta berujung bentrokan dengan polisi yang menembakkan gas air mata dan water cannon. Protes serupa juga terjadi di kota-kota lain seperti Medan dan Pontianak.

Baca Juga: Gedung DPRD Makassar Hangus Dibakar Massa Demo, 4 Orang Meninggal Dunia

28 Agustus 2025: Aksi memuncak dengan terlibatnya buruh dari Jabodetabek dan Karawang. Mahasiswa menguasai area sekitar DPR. Bentrokan meluas, puluhan demonstran ditangkap, dan Transjakarta sempat terhenti.

29 Agustus 2025: Pemerintah dilanda gelombang protes atas kenaikan pajak, ongkos pendidikan dan kenaikan tunjangan elit di tengah krisis ekonomi. Demonstrasi di berbagai provinsi seperti Jawa Tengah, Sulawesi, dan Sulawesi Selatan semakin menuntut reformasi struktural.

Baca Juga: Soal Affan Kurniawan, Ahok Peringatkan DPR dan Pemerintah: Tak Mungkin Terjadi Jika Sejak Awal...

Insiden Tragis: Pada malam 28 Agustus, seorang driver ojek online bernama Affan Kurniawan (21) tewas terlindas kendaraan taktis Brimob. Kejadian ini memicu gelombang kemarahan baru.

30 Agustus 2025 (Pagi-Siang): Massa masih bertahan di sekitar DPR saat dini hari, meski jumlah mulai berkurang. Sejumlah halte Transjakarta, termasuk yang di Senen, terbakar. Vandalism dan gangguan transportasi masif terjadi.

 

 

Tags:
pejabatdemoHendri Satrio

Muhammad Ibrahim

Reporter

Muhammad Ibrahim

Editor