Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit (tengah). (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

Nasional

Kapolri Instruksikan Tindak Tegas Massa yang Serang Mako

Minggu 31 Agu 2025, 18:45 WIB

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengintruksikan kepada jajarannya untuk menindak tegas massa yang berupaya menyerang markas komando (Mako) kepolisian.

Bahkan, tak segan-segan massa yang nekat menyerang Mako bakal ditembak dengan peluru karet.

Pernyataan tegas itu disampaikan Listyo dalam video conference bersama jajarannya. Kemudian rekaman video berdurasi satu menit viral itu beredar di media sosial (medsos).

Dalam video itu, Kapolri didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Wahyu Widada. Dia berbicara melalui pengeras suara.

Baca Juga: Mako Brimob Kelapa Dua Diserang, 17 Penyerang Berpita Hitam Ditangkap

"Aturan sudah ada, terapkan sekarang, kalau sampai masuk ke asrama tembak dengan peluru karet. Jadi gak usah ragu-ragu," tegas Listyo Sigit Prabowo dikutip dari keterangannya, Minggu, 31 Agustus 2025.

Selain itu, Listyo juga menyatakan secara tegas dirinya siap menanggalkan jabatannya bila perintahnya soal tindakan tegas dianggap salah.

Sehari sebelumnya, Listyo juga mengatakan bahwa mundur atau tidak dari jabatannya merupakan hak prerogatif Presiden RI, Prabowo Subianto.

"Jika ada yang salahkan saya, saya Kapolri Listyo Sigit siap dicopot," ujar dia.

Salah satu alasan dirinya memberikan instruksi tegas, kata dia, adalah untuk melindungi anggotanya yang bertugas.

Dia tidak ingin anggotanya menjadi korban dalam kericuhan yang terjadi. Karena itu, Listyo meminta agar massa tidak lagi berbuat anarkis, termasuk dengan menyerang Mako.

Baca Juga: Bom Molotov Terlempar ke Mako Brimob saat Demonstrasi

“Jadi saya tidak ingin anggota saya jadi korban selanjutnya, jadi tolong pelajari aturan sudah ada. Laksanakan Undang-undangnya ada, kita punya aturan," ucap Listyo.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. Dia menegaskan bahwa markas kepolisian adalah simbol negara yang wajib dijaga.

Menurutnya, negara tidak boleh kalah dengan perusuh. Dia menilai apabila Polri runtuh maka negara akan runtuh.

"Saya juga perintahkan massa yang terobos Mako Polri harus ditindak tegas dan terukur karena Mako Polri adalah representasi dari negara kita. Perusuh harus diambil tindakan tegas," Dedi.

Tags:
demo ricuh jakartaDemo Rusuhpeluru karetKapolri Listyo Sigit Prabowo

Ali Mansur

Reporter

Mohamad Taufik

Editor