POSKOTA.CO.ID - Ketika biaya hidup di kota besar seperti Jakarta terus meningkat, gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) sering kali terasa belum cukup.
Dengan angka sekitar Rp 5 juta per bulan, banyak pekerja yang masih kesulitan mengelola keuangan. Tidak sedikit yang kehabisan dana di pertengahan bulan karena pola konsumsi yang tidak teratur.
Di sinilah pentingnya personal budgeting, yakni mengelola gaji dengan perencanaan matang agar kebutuhan dasar terpenuhi, gaya hidup tetap seimbang, dan masa depan finansial lebih terjamin.
Baca Juga: Efek Kericuhan Demo, Transjakarta dan Jaklingko Kompak Stop Layanan Sabtu Pagi 30 Agustus 2025
Skala Prioritas: Kunci Agar Gaji Rp 5 Juta Tidak Cepat Habis
Menurut Andy Nugroho, perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, prinsip utama dalam mengatur gaji adalah membuat skala prioritas pengeluaran.
- Kebutuhan Wajib
- Cicilan (jika ada utang produktif)
- Biaya tempat tinggal (kontrakan, kos, atau cicilan rumah)
- Utilitas (listrik, air, internet)
- Kebutuhan Dasar
- Makanan dan minuman
- Transportasi ke tempat kerja
- Kesehatan
- Kebutuhan Tambahan
- Rekreasi sederhana
- Belanja sekunder
- Hiburan yang terukur
Dengan urutan ini, pengeluaran tidak akan “kabur” ke hal-hal konsumtif sebelum kebutuhan pokok terpenuhi.
Mengendalikan Gaya Hidup: Hindari Pengeluaran Tidak Perlu
Risza Bambang, perencana keuangan lainnya, menegaskan bahwa gaji Rp 5 juta bisa cukup asalkan gaya hidup dikontrol. Ia mencontohkan beberapa kebiasaan yang sering menguras anggaran:
- Merokok dan jajan berlebihan
- Ngopi di brand internasional setiap hari
- Transportasi yang tidak efisien (misalnya lebih sering naik taksi online daripada transportasi umum)
- Rekreasi mahal tiap akhir pekan
Sebagai alternatif:
- Membawa bekal dari rumah
- Membeli kopi lokal yang lebih murah
- Memanfaatkan transportasi umum atau sepeda motor pribadi untuk efisiensi
- Memilih hiburan gratis atau murah (jalan-jalan di taman kota, menonton film di rumah)
Perspektif manusiawi di sini adalah: bukan berarti tidak boleh menikmati hidup, tapi perlu menyesuaikan dengan kondisi finansial.
Rahasia Finansial: Menabung dan Investasi dari Gaji Rp 5 Juta
Salah satu kesalahan banyak pekerja adalah menabung dari “sisa uang” di akhir bulan. Faktanya, strategi ini jarang berhasil karena hampir selalu habis sebelum waktunya.
Prinsip yang Disarankan:
- Pay Yourself First
Sisihkan minimal 10–30% gaji untuk tabungan atau investasi begitu gaji masuk. - Jenis Tabungan dan Investasi untuk Pemula
- Tabungan darurat di rekening terpisah
- Emas sebagai instrumen stabil
- Reksa dana pasar uang dengan risiko rendah
- Investasi pendidikan (asuransi atau dana pendidikan anak)
- Disiplin Mengalokasikan Dana
Jika gaji Rp 5 juta, maka sekitar Rp 500 ribu – Rp 1,5 juta sebaiknya langsung dialokasikan ke pos tabungan dan investasi.
Menurut Risza, langkah ini bukan hanya soal menabung, melainkan membangun mental disiplin finansial.
Risiko Jika Tidak Mengatur Gaji Rp 5 Juta dengan Baik
Banyak orang menyepelekan pengaturan gaji. Padahal, dampaknya bisa serius:
- Selalu merasa kekurangan → Hidup penuh stres karena pengeluaran lebih besar dari pemasukan.
- Tagihan menumpuk → Denda keterlambatan bisa membebani arus kas.
- Terjebak utang konsumtif → Pinjaman online jadi solusi instan yang justru berbahaya.
- Tidak punya dana darurat → Masalah kecil bisa jadi besar karena tidak ada cadangan finansial.
- Sulit mencapai tujuan keuangan jangka panjang → Rumah, pendidikan anak, hingga dana pensiun hanya jadi mimpi.
Uang Bukan Sekadar Angka, tapi Cerminan Pilihan Hidup
Sering kali kita berpikir bahwa masalah keuangan akan selesai jika gaji naik. Namun kenyataannya, tanpa kemampuan mengatur pengeluaran, kenaikan gaji hanya memperbesar gaya hidup konsumtif.
Di titik inilah kesadaran manusiawi dibutuhkan: uang bukan hanya alat transaksi, tetapi juga sarana untuk menata hidup, mengurangi stres, dan memberi rasa aman bagi masa depan.
Mereka yang disiplin mengatur gaji Rp 5 juta bisa jadi lebih tenang dibanding orang dengan gaji Rp 20 juta tapi boros.
Baca Juga: 6 Zodiak Paling Hoki Hari Ini Sabtu 30 Agustus 2025: Virgo hingga Sagitarius Makin Stabil
Strategi Praktis Mengelola Gaji Rp 5 Juta
Agar lebih konkret, berikut contoh alokasi anggaran yang bisa diterapkan:
- 30% (Rp 1,5 juta): Tempat tinggal dan utilitas
- 25% (Rp 1,25 juta): Makanan dan transportasi
- 20% (Rp 1 juta): Tabungan dan investasi
- 15% (Rp 750 ribu): Hiburan, rekreasi, belanja sekunder
- 10% (Rp 500 ribu): Dana darurat dan kesehatan
Tentu saja, angka ini fleksibel sesuai kondisi individu, apakah masih lajang, sudah menikah, atau punya tanggungan.
Mengelola gaji Rp 5 juta bukan sekadar soal angka, melainkan soal disiplin, kesadaran, dan pilihan hidup. Dengan skala prioritas, pengendalian gaya hidup, serta kebiasaan menabung dan berinvestasi, pekerja dengan gaji setara UMP pun bisa tetap hidup layak, bebas dari jeratan utang, dan menatap masa depan dengan optimis.
Kuncinya ada pada kita sendiri apakah ingin membiarkan uang mengendalikan hidup, atau justru menjadikan uang sebagai alat untuk mencapai hidup yang lebih tenang dan bermakna.