Tarian Yahudi (Sumber: X/@scuruy)

Nasional

Viral! Tarian THR Dikaitkan dengan Tarian Yahudi Memicu Polemik di Medsos, Cek Faktanya di Sini!

Jumat 04 Apr 2025, 20:57 WIB

POSKOTA.CO.ID - Perayaan Lebaran 2025 diwarnai dengan berbagai fenomena unik yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Salah satunya adalah tarian THR atau "tarian pemanggil THR" yang tiba-tiba populer dan banyak ditiru oleh netizen dengan beragam tujuan.

Namun, tarian ini menuai kontroversi setelah beberapa kalangan menyoroti kemiripan gerakannya dengan tarian Hora, tarian tradisional khas Yahudi.

Tarian THR vs Tarian Yahudi yang Viral di Medsos

Fenomena tarian THR berawal dari berbagai video di platform sosial yang menampilkan orang-orang menari dengan gerakan kaki khas.

Baca Juga: Sosok Walid dalam Drama Malaysia Bidaah Viral di TikTok, Siapa Dia Sebenarnya?

Ciri Khas Gerakan Tarian THR:

Banyak yang menilai gerakan ini mirip dengan tarian Hora, tarian rakyat yang lekat dengan budaya Yahudi.

Keterkaitan dengan Tarian Hora Yahudi

Menurut sejumlah sumber, tarian Hora memiliki akar sejarah yang dalam di budaya Israel.

Sejarah Tarian Hora:

Tarian ini dikembangkan oleh koreografer Israel yang memadukan unsur-unsur tarian dari berbagai budaya, seperti Hasidik, Balkan, Rusia, Arab, dan Yaman.

Popularitas tarian THR memicu perdebatan sengit di kalangan netizen. Sebagian mengimbau umat Muslim untuk lebih bijak dalam mengadopsi budaya asing.

Baca Juga: Viral! Ruben Onsu Mualaf Oleh Sebab Desi Ratnasari? Denny Darko Ungkap Fakta yang Mengejutkannya

Beberapa pihak mengingatkan bahwa infiltrasi pemikiran bisa dimulai dari perubahan budaya.

Sejumlah netizen mengutip hadis Nabi Muhammad SAW:

"Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka." (HR Abu Daud dan Ahmad)

Di sisi lain, ada yang berpendapat bahwa tarian ini hanyalah hiburan semata tanpa kaitan dengan agama atau budaya tertentu.

Sebagian netizen menilai polemik ini terlalu dibesar-besarkan dan menganggapnya sebagai bagian dari euforia Lebaran.

Menyikapi hal ini, beberapa ulama dan tokoh agama menyarankan agar umat Muslim lebih selektif dalam mengikuti tren.

Mereka mengingatkan agar budaya yang berkembang tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan identitas bangsa.

Tags:
Tarian THRtarian tradisional khas Yahuditarian Horakontroversimedia sosialLebaran 2025

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor