Lewis Hamilton Sebut Isu Retaknya Hubungan dengan Ferrari Hanya Omong Kosong

Jumat 04 Apr 2025, 21:52 WIB
Pembalao Ferrari, Lewis Hamilton. (Sumber: Instagram @scuderiaferrari)

Pembalao Ferrari, Lewis Hamilton. (Sumber: Instagram @scuderiaferrari)

POSKOTA.CO.ID — Lewis Hamilton membantah keras kabar bahwa ia mulai kehilangan kepercayaan terhadap Ferrari. Juara dunia tujuh kali itu menyebut isu tersebut sebagai “omong kosong”.

Hamilton memulai musim Formula 1 2025 dengan performa yang belum konsisten. Ia dan Charles Leclerc mengalami kesulitan dalam dua balapan awal.

Di Melbourne, keduanya gagal bersaing di barisan depan. Hamilton hanya finis kedelapan, sedangkan Leclerc berada di posisi kesepuluh.

Harapan sempat tumbuh saat sprint race di China. Hamilton merebut kemenangan usai start dari pole position.

Baca Juga: Rizky Ridho Makin Mantap di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Ketagihan dengan Pemain Liga 1?

Namun, hasil positif itu tak bertahan lama di balapan utama. Baik Hamilton maupun Leclerc hanya finis kelima dan keenam sebelum didiskualifikasi.

Saat ini, Ferrari duduk di posisi kelima klasemen konstruktor dengan 17 poin. Mereka tertinggal jauh dari McLaren dan bahkan kalah dari Williams.

Performa mengecewakan ini memicu spekulasi dari analis F1 Bernie Collins. Ia menduga Hamilton mulai meragukan tim barunya.

Menjelang Grand Prix Jepang, Hamilton langsung membantah isu tersebut. "Saya tidak merasa frustrasi atau semacamnya setelah balapan, itu sudah terjadi," tegasnya.

Baca Juga: Cerita Menarik Marc Marquez dan Francesco Bagnaia di MotoGP Amerika 2025

Ia menyatakan bahwa seluruh tim tetap solid dalam menghadapi masa sulit. "Kami menerima suka dan duka sepanjang musim dan berusaha untuk tetap bersatu sebagai sebuah tim."

Hamilton memuji kerja keras Ferrari dalam menganalisis data dan bangkit dari kegagalan. “Yang paling mengesankan bagi saya adalah bagaimana tim menangani situasi ini,” ujarnya.

Ia juga membantah kabar retaknya hubungan dengan tim. “Saya punya kepercayaan 100 persen pada tim ini,” ucap Hamilton tegas.

Sebelum musim dimulai, Hamilton sempat menyebut Ferrari memiliki potensi besar. Namun, ia kini meredam ekspektasi publik terhadap hasil instan.

“Saya tahu bahwa saya bergabung dengan budaya dan tim baru, dan ini akan memakan waktu,” jelasnya. Ia mengaku terus belajar dan mencatat hal-hal penting untuk perbaikan tim.


Berita Terkait


News Update