“Dance/nari yang tidak ada kaitannya dengan pemujaan, budaya, tradisi, apalagi agama. Jangan gila tar gila beneran. Ini joget ala-ala happy time saat pesta remaja tahun 1960. Bukan ritual cari tumbal. Hati-hati menyebarkan berita bohong/fitnah hanya karena tidak suka oleh satu kepercayaan di buatlah propaganda,” tulisnya.
Baca Juga: Tarian Thierry Henry saat Prancis Kalah dari Spanyol di Final Sepak Bola Olimpiade Jadi Viral
Asal-Usul Tarian yang Diperdebatkan
Sementara sebagian warganet mempercayai bahwa tarian tersebut berkaitan dengan budaya Yahudi, banyak yang mengoreksi informasi tersebut dengan menyebut bahwa tarian yang dimaksud sebenarnya adalah Letkajenka, sebuah tarian tradisional dari Finlandia.
Letkajenka adalah tarian berkelompok yang dilakukan secara berbaris dan bergerak maju mundur dengan langkah-langkah khas yang ringan dan berirama.
Seorang pengguna X (Twitter) mengklarifikasi kesalahpahaman ini dengan menuliskan beberapa poin penting.
"‘Tarian THR’ yang katanya menyerupai kaum Yahudi? Ada 4 poin: Tarian itu sebenarnya Letkajenka dari Finlandia, tarian itu berbeda dengan tarian Hora Yahudi, framing dengan dalil keagamaan tapi berujung fitnah, dan banyak netizen percaya buta, tandanya netizen kita banyak yang bodoh," tulis akun @oldmu***.
Tak hanya itu, pengguna lain uga menanggapi dengan nada heran dan turut memberikan klarifikasi tambahan.
"Apaansi orang dari Finlandia," ungkap warganet lainnya @sz***.
"Sedikit berkomentar mengenai tarian ini. Tarian ini bernama Letkajenka. Tarian ini bukanlah tarian keagamaan dari Yahudi. Tarian ini adalah tarian tradisional yang berasal dari Finlandia," jelas pengguna X @nini****.
Baca Juga: Tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Presiden AS Joe Biden Disambut Tarian Khas Bali
Letkajenka dan Perbedaannya dengan Hora Yahudi
Letkajenka sendiri adalah tarian populer di Finlandia sejak tahun 1960-an dan dikenal luas di berbagai negara.
Tarian ini memiliki gerakan khas, di mana para penari membentuk barisan panjang dengan tangan diletakkan di bahu orang di depannya, lalu bergerak maju dengan langkah-langkah yang berulang dan ritmis.
