Cara mengatasi kenaikan berat badan setelah lebaran. (Sumber: pixel.com)

GAYA HIDUP

Cara Menurunkan Berat Badan yang Melonjak Setelah Lebaran, Coba Metode Ini!

Jumat 04 Apr 2025, 07:09 WIB

TULISAN LEBARAN

POSKOTA.CO.ID - Simak dalam artikel ini cara-cara menurunkan berat badan setelah lebaran karena mengalami kenaikan yang cukup drastis.

Sudah menjadi rahasia umum jika kebanyakan makanan lebaran memiliki kalori yang tinggi yang dapat memicu kenaikan berat badan.

Beberapa di antara makanan tersebut, misalnya gulai, opor ayam, dan rendang. Lalu, ada juga sejumlah makanan manis yang tinggi gula, seperti manisan kolang Kaling, nastar, kue putri salju, dan lainnya.

Baca Juga: Persib Bersiap Hadapi Borneo FC Usai Lebaran, 3 Pemain Ini Diminta Tambah Berat Badan

Semua makanan tersebut dapat memicu terjadinya kenaikan berat badan jika dimakan dalam porsi berlebih dan tidak terkontrol.

Lantas, bagaimana cara menurunkan kembali berat badan yang naik setelah lebaran?

Artikel ini akan membahas mengenai sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan yang naik setelah lebaran.

Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Lebaran

Mengutip dari Medical News Today, berikut ini beberapa cara ang bisa dilakukan untuk mengatasi lonjakan berat badan.

1. Lakukan Puasa Intermiten

Cara pertama yang bisa dicoba untuk membantu menurunkan berat badan yang naik pasca lebaran, yakni dengan melakukan puasa Intermiten Atua yang lebih dikenal dengan interminttent fasting.

Interminttent fasting memang terkenal sebagai salah satu metode diet yang paling ampuh dan cepat dalam membantu menurunkan berat badan.

Cara melakukan puas Intermiten pun tidak terlalu sulit karena kamu hanya mengatur jam dan durasi makan saja. Salah satu tipe intermitten fasting yang paling banyak dicoba, yakni metode 16/8.

Maksudnya, kamu harus berpuasa selama 16 jam dan makan dalam rentang waktu 8 jam. Jadi, kamu diperbolehkan makan selama 8 jam. Setelah itu, kamu tidak boleh mengonsumsi makanan selama 16 jam dan hanya boleh minum saja.

Baca Juga: 7 Cara Atasi Berat Badan Naik Saat Puasa Ramadhan, Lebaran Auto Body Goals

Berikut ini beberapa jam makan yang biasanya digunakan dalam metode interminttent fasting 16/8.

2. Batasi Asupan Gula

Saat hari Lebaran, kamu akan banyak menemukan berbagai jenis sajian kue maupun minuman yang mengandung banyak gula. 

Sebut saja, misalnya manisan kolang kaling, es sirup, kue nastar, kue putri salju, dan makanan lainnya.

Meski sangat menggoda untuk dimakan, namun kamu tetap harus membatasinya agar asupan gula yang masuk ke tubuh mu tidak berlebih. 

Kelebihan asupan gula membuat kamu lebih berisiko mengalami kenaikan berat badan, diabetes, hingga obesitas.

3. Atur Pola Makan

Ketika berpuasa, jadwal makan mu berbeda dengan hari-hari ketika telah selesai berpuasa. 

Jika ingin memiliki berat badan yang ideal dan tidak mau mengalami kenaikan berat badan, kamu harus bisa merubah dan beradaptasi dengan jadwal makan normal.

Atur pola makan dengan menghindari makan malam di atas jam enam dan kurangi makan-makanan berlemak juga tinggi gula.

4. Rutin Olahraga

Olahraga selalu menjadi poin penting untuk menjaga agar berat badan tetap ideal dan tidak melonjak. 

Di tengah masa libur lebaran, pastikan kamu tetap menyempatkan waktu untuk berolahraga minimal 15 menit sehari.

5. Perbanyak Konsumsi Buah dan Air Putih

Buah memiliki kandungan serat yang tinggi. Itu akan membantu proses pencernaan mu lebih lancar setelah memakan banyak makanan berlemak saat Lebaran. 

Kamu bisa mengonsumsi buah yang kamu sukai di pagi hari dalam keadaan perut kosong atau sebelum makan. 

Selain itu, selalu ingat untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan rajin mengonsumsi air putih, sedikitnya delapan gelas per hari. 

Apalagi air putih memiliki manfaat yang sangat baik dalam mengenyangkan perut dan membantu melarutkan lemak yang membandel.

Tags:
berat badanberat badan naikkenaikan berat badan setelah lebaranlebarandietinterminttent fastingpuasa intermiten

Kamila Sayara Avicena

Reporter

Kamila Sayara Avicena

Editor