Kendati demikian, Rissalwan menyangsikan jika ada kesepakatan antara kedua korban untuk melakukan tindakan bunuh diri. Kata dia, kesepakatan untuk bunuh diri mungkin hanya terjadi pada kalangan anak muda, karena polanya sering terjadi. Namun pihak kepolisian harus tetap menyelidiki kasus tersebut secara komprehensif.
"Jadi modus itu (kesepakatan bunuh diri) tidak mungkin terjadi di orang itu yang sudah berumah tangga. Janjian meninggal itu tidak ada," ungkapnya.
Rissalwan mengimbau kepada keluarga di Indonesia untuk lebih banyak bersabar di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Kemudian juga banyak mengenang masa-masa indah jika timbul kejenuhan di rumah tangga. Dia juga berharap pemerintah Presiden Prabowo Subianto dapat memperbaiki kondisi ekonomi.
"Harus banyak bersabar. Banyak mengenang masa-masa yang baik lah. Jadi saya kira memang harus saling mengingatkan, saling menahan diri," imbau Rissalwan.
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.
