"Kami mohon kalo bisa dinormalkan lagi harga cabainya, biar kita lebih enak untuk pelayanan," ucap Moko.
Sebelumnya, pantauan Poskota di Pasar Koja Baru, Koja, Jalan Bhayangkara 1, RT 006, RW 001, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, pada Rabu (3/3/2021) harga cabai rawit merah dibandrol dengan harga Rp140 ribu/kg yang semula hanya Rp120 ribu/kg.
Sedangkan harga cabai merah keriting terpantau masih stabil diharga Rp60 ribu/kg.
Berbanding terbalik dengan cabai, harga tomat justru mengalami penurunan. Harga tomat yang awalnya menjulang tinggi diakhir tahun 2020 sebesar Rp20 ribu/kg, kini turun diharga Rp15 ribu/kg.
Untuk harga bawang putih masih terpantau normal sebesar Rp35 ribu/kg dan bawang merah Rp45 ribu/kg.
Yusnita (45) salah satu pedagang di Pasar Koja Baru mengatakan, alasan kenaikan harga cabai karena pasokan dari petani yang menipis.
Di musim penghujan menurutnya banyak petani yang gagal panen sehingga terjadi kelangkaan cabai di pasaran dan menyebabkan harga melambung tinggi.
"Cabai rawit merah harga Rp140 ribu/kg, seminggu lalu masih Rp100 ribuan. Alasan naiknya harga karena musim hujan pasokannya sedikit dari petaninya, kalau dia pasokan banyak murah kalau dia kosong pembeli nya banyak langsung harga naik gitu," kata Yusnita, saat ditemui di lapak dagangannya.
Dirinya mengatakan meski harga cabai meroket pembeli di lapaknya tetap normal. "Meski cabe rawit merah harga naik pembeli tetap biasa, cuma biasa yang beli sekilo jadi dikurangi," jelasnya.
"Kita pedagang minta sama pemerintah, untuk gimana caranya harga cabai turun. Kita penjual juga bingung jualnya biasanya ibu-ibu kan kalau belanja belinya Rp10 ribu campur (bermacam jenis cabai), sekarang udah gak bisa lagi," pintanya. (yono/mia)
