JAKARTA - DPR merasa prihatin sampai pacul saja harus diimpor dari China, seperti diungkapkan Presiden Jokowi, Rabu (6/11/2019). Jangankan pacul, pesawat terbang N-250 saja dapat produksi dari dalam negeri kenapa pacul harus impor. Demikian disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Industri Pembangun Mulyanto di Jakarta, Kamis sore (7/11/2019), menanggapi telah terjadinya impor pacul dari China. Bahkan, menurut Mulyanto, patut diduga ada mafia dalam setiap impor untuk mencari keuntungan dari praktik tersebut, sampai pacul saja harus impor dari China. "Patut diduga ada mafia impor karenanya harus diberantas mafioso impor, agar produk anak bangsa dapat dibela, dilindungi dan dihargai," terang anggota DPR dari Daerah Pemilihan Tangerang, Banten. Mulyanto mengatakan, seharusnya pacul, garam, dan beras tak perlu impor, kalau ada keseriusan kita menata-kelola dengan baik perdagangan produksi dalam negeri. "Ini murni soal perdagangan, bukan soal kapasitas atau kemampuan SDM (sumber daya manusia) kita. Jangankan pacul, pesawat terbang N-250 saja dapat kita produksi dan terbangkan," ucap Mulyanto. Karenanya, lanjut Mulyanto, menjadi urgen bagi pemerintah untuk menata produk dan pasar dalam negeri kita, bahkan strategi industri substitusi impor (ISI) terus kita galakan, agar devisa kita tidak terkuras untuk biaya impor serta defisit transaksi berjalan tidak semakin lebar. Ia menambahkan di tengah defisitnya neraca perdagangan Indonesia, seharusnya impor agar dapat dibatasi dan bagaimana mungkin memperbaiki neraca perdagangan itu kalau pacul saja harus impor. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkap adanya kebijakan impor pacul(cangkul) oleh sejumlah importir dalam negeri. Menurut dia, kebijakan impor cangkul di saat neraca perdagangan nasional defisit tidaklah tepat. (johara/win)
Pacul Masih Impor, Anggota DPR Ini Duga Ada Mafia yang Bermain
Jumat 08 Nov 2019, 07:01 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Bangunan di Bantaran Ciliwung Cawang Dibongkar, Target 557 Meter Ternormalisasi Tahun Ini
Sabtu 07 Feb 2026, 23:15 WIB
Daerah
Diduga Tersandung Material, Mahasiswa Tewas Terjatuh dari Lantai 2 Unpam Serang
07 Feb 2026, 22:47 WIB
OLAHRAGA
Final Piala Asia Futsal: Timnas Indonesia Ditaklukan Iran lewat Adu Penalti
07 Feb 2026, 22:33 WIB
JAKARTA RAYA
PKB Jakarta Perkuat Struktur Pengurus Muda, Bidik Pemilih Gen Z saat Pemilu 2029
07 Feb 2026, 21:59 WIB
JAKARTA RAYA
Normalisasi Ciliwung Masuk Tahap Pembayaran Kompensasi Lahan, DPRD Jakarta Minta Proses Transparan
07 Feb 2026, 21:36 WIB
JAKARTA RAYA
Normalisasi Sungai Ciliwung, Pemilik 20 Bidang Lahan di Cawang Terima Kompensasi
07 Feb 2026, 20:57 WIB
JAKARTA RAYA
Gagalkan Tawuran, Patroli Gabungan Tangkap Remaja Bersajam di Matraman Jaktim
07 Feb 2026, 20:19 WIB
OLAHRAGA
LINK Live Streaming Man United vs Tottenham di Liga Inggris Malam Ini, Kick-Off 19.30 WIB
07 Feb 2026, 19:00 WIB
Nasional
Dirjen Bina Bangda Kemendagri Ingatkan Pengelolaan Anggaran Harus By Design
07 Feb 2026, 18:57 WIB
SERBA-SERBI
Gentengisasi dan Program BSPS, Sinergi Baru Bangun Hunian Layak dan Asri
07 Feb 2026, 18:49 WIB
OTOMOTIF
Wuling Pamer Lini Mobil Lengkap dan Area Test Drive Eksklusif di IIMS 2026
07 Feb 2026, 18:08 WIB
JAKARTA RAYA
Pungli di Kota Tua Jakbar, Pemotor Dipalak saat Lewati Jalan Tertutup Barikade
07 Feb 2026, 17:51 WIB
JAKARTA RAYA
Perdagangan Anak di Jakarta Marak, Polisi Minta Orang Tua Waspadai Tawaran Adopsi
07 Feb 2026, 17:33 WIB
JAKARTA RAYA
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen, Pramono Dorong Kebijakan Inklusif
07 Feb 2026, 17:26 WIB