DEPOK - Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok prihatin dan mengingatkan seluruh masyarakat khususnya kalangan staf pengajar (guru) tingkat SMP dan SMA mewaspadai peredaran serta pemakaian obat daftar G di kalangan pelajar. "Hasil informasi yang diperoleh peredaran dan pemakaian obat daftar G di kalangan pelajar di wilayah Kota Depok tengah 'ngetren' dan marak. Obat-obatan yang diperuntukan menghilangkan rasa sakit usai operasi dan harus dibeli menggunakan resep dokter ternyata banyak dijual bebas, " kata Kepala BNN Kota Depok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Rusli Lubis, Selasa (27/6). Berbicara hal itu, AKBP M Rusli didampingi Kepala Seksi (Kasie) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat di BNN Depok, Kompol Sunarto. Obat-obatan daftar G memang bukan narkoba namun termasuk obat keras dan efeknya sangat mempengaruhi bagi mereka yang meminum terlebih tidak menggunakan aturan atau resep dari dokter. "Membeli obat daftar G ini harus sesuai resep dokter," katanya. Kebanyakan yang dibeli kalangan pelajar tersebut obat daftar G yang sering disalahgunakan atau populer akhir-akhir ini adalah Trihexypenidyl (THP) atau dikenal dengan Trihex, dan Tramadol. Kalangan pelajar menyebutnya pil kuning dan informasi atau data yang diperoleh sekali meminum sekitar lima butir. Untuk itu BNN Kota Depok, meminta dan mengajak semua pihak untuk memberantas jenis-jenis narkotika, sebab penyalahgunaan narkoba sudah dalam keadaan darurat. ''Jadi butuh dukungan semua pihak untuk memberantas sampai akar-akarnya dan salah satu kepedulian masyarakat dalam penyalahgunaan narkoba dengan cara melaporkan jika ada yang mencurigakan di tengah-tengah lingkungan," kata dia. Dinkes Harus Turun Tangan Sementara itu, Pemerhati Kota Layak Anak (KLA) Jeanne Noveline Tedja, meminta pihak berwenang khususnya Pemkot Depok melalui dinas kesehatan (Dinkes) harus turun dan bergerak maraknya peredaran penjualan obat daftar G di kalangan anak atau SMP maupun SMA/Sederajat. "Jangan sampai ada korban dan masalah besar baru sibuk turun ke lapangan jadi harus seepatnya ditangani serta diantisipasi, " ujarnya. (anton/win)
BNN Ingatkan, Obat Daftar G Marak di Kalangan Pelajar di Depok
Selasa 27 Mar 2018, 19:25 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Kapolres Serang Salurkan 5 Ton Beras untuk Korban Banjir Carenang dan Binuang
Sabtu 31 Jan 2026, 22:06 WIB
JAKARTA RAYA
Mediasi Buntu, Polsek Jagakarsa Buka Ruang Dialog Warga Tolak Bar Kartika One
31 Jan 2026, 20:10 WIB
JAKARTA RAYA
Pemkot Jakbar Imbau Pemilik Kontrakan Sediakan Septic Tank Layak
31 Jan 2026, 19:18 WIB
EKONOMI
Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi Resmi Ditunjuk OJK, Ini Peran Barunya
31 Jan 2026, 19:05 WIB
HIBURAN
Kematian Lula Lahfah Masih Jadi Teka-teki, Polisi Tak Bisa Temukan Penyebab Pasti
31 Jan 2026, 18:46 WIB
Daerah
Bau Menyengat Diduga dari Kebocoran Kimia PT Vopak, Warga Cilegon Alami Mual dan Sesak Napas
31 Jan 2026, 18:22 WIB
Daerah
Hari ke-8 Pencarian Longsor Cisarua, Tim SAR Evakuasi 10 Jenazah Korban
31 Jan 2026, 18:18 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Irak Malam Ini Pukul 19.00 WIB
31 Jan 2026, 18:00 WIB
JAKARTA RAYA
Normalisasi Ciliwung Dikebut, DPRD Apresiasi Pembebasan Lahan Humanis
31 Jan 2026, 17:04 WIB
JAKARTA RAYA
BPBD DKI: Banjir di Bantaran Sungai Akan Terus Terjadi Jika Normalisasi Belum Tuntas
31 Jan 2026, 16:54 WIB
JAKARTA RAYA
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Catat Empat Kali Terjadi Sepanjang Januari
31 Jan 2026, 16:42 WIB
KHAZANAH
Kapan Awal Puasa 2026? Sidang Isbat Ramadhan 1447 H Digelar 17 Februari
31 Jan 2026, 16:22 WIB
JAKARTA RAYA
PMI Kota Depok Kirim Relawan ke Lokasi Longsor Pasirlangu Bandung Barat
31 Jan 2026, 16:12 WIB
EKONOMI
Akselerasi Transaksi Digital lewat Livin’ by Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan
31 Jan 2026, 16:01 WIB
HIBURAN
Fuji Akui Sulit Percaya Orang Usai Diduga Ditipu Karyawan, Kerugian Capai Rp1 Miliar
31 Jan 2026, 15:46 WIB