Jangan Saling Menyalahkan!

Senin 05 Feb 2018, 07:39 WIB

SEORANG guru tewas ditangan sang murid. Kalau sudah begini siapa lagi yang mau disalahkan? Ya, nggak usah saling menyalahkan. Tapi, bolehlah kita sama-sama berpkir dan merenung. Pertama, kenapa di ‘zaman now’ ini orang tidak lagi takut atau segan pada yang seharusnya dihormati? Ya, apakah dia orang tua, sesepuh, atasan, pimpinan, termasuk guru atau pendidik? Pada tokoh yang terakhir inilah, guru, ini bicara ada zaman dulu, bahwa murid dan masyarakat sangat hormat pada mereka. Profesi yang disebut oleh penyanyi Iwan Fals sebagai Oemar Bakri ini,yang dahulu hidupnya pas-pasan, yang orang meyebutnya ‘pahlawan tanpa tanda jasa’, sangat dihormati dan disegani. Kalau pun ada murid yang nakal, yah hanya sekadar kenakalan anak, yang lumrah. Tapi, kini siswa ketika mendapat teguran dari guru, langsung melawan. Bukan sekadar melawan dengan kata-kata, tapi langsung secara pisik. Kasus yang terjadi di Jawa Timur, adalah satu bukti, betapa sangat memprihatinkan semua pihak. Tidak banyak memang, tapi kalau mau diingat bahwa kasus serupa juga pernah terjadi di Jawa Barat, guru olah raga juga tewas di tangan seorang keluarga wali murid. Sangatlah memprihatinkan, jika ini tidak ditangani dengan baik oleh pemerintah melalui lembaga pendidikan. Kenapa siswa sudah tidak lagi punya sopan dan santun pada guru atau pendidiknya? Orang bilang, sekarang ini banyak banget sebab-musababnya. Pengaruh buruk datang dari mana saja, dari segala penjuru, tak terbendung. Ya, kalau siswa terpengaruh, siapa yang salah, pendidik-kah, atau keadaan zaman-kah? Sekakali lagi, jangan mencari ‘kambing hitam’! Oke? -massoes


Berita Terkait


undefined
Kopi Pagi

Peduli Petani Perlu Bukti

Kamis 25 Mar 2021, 07:00 WIB

News Update