Borneo FC Samarinda: peringkat ke-29 dengan 6.600 poin.
Al Nassr: peringkat ke-35 dengan 6.000 poin.
Al Qadsiah: mengoleksi 8.000 poin dan berada di peringkat ke-12.
Al Wahda: mengumpulkan 8.000 poin dan menempati peringkat ke-14.
Persib juga tercatat berada di atas Al Ittihad, Jeonbuk Hyundai Motors, dan FC Seoul dalam daftar tersebut.
Sementara itu, posisi teratas ditempati Al Ain, Kashima Antlers, Shabab Al Ahli, dan Vissel Kobe. Keempat klub tersebut sama-sama mengoleksi 12.000 poin berdasarkan data yang disebutkan.
Apa Arti Ranking Poin Klub AFC?
Penting untuk dipahami bahwa daftar tersebut bukan peringkat keseluruhan klub terbaik Asia berdasarkan akumulasi performa selama beberapa musim.
AFC menggunakan sistem Club Points (Single Season) untuk menghitung perolehan poin klub dalam satu musim kompetisi. Penilaiannya mempertimbangkan hasil pertandingan serta level turnamen antarklub Asia yang diikuti.
Kompetisi seperti AFC Champions League Elite, AFC Champions League Two, dan AFC Challenge League memiliki ketentuan penilaian yang perlu diperhitungkan. Karena itu, angka dalam daftar tersebut tidak sama dengan poin yang diperoleh klub di klasemen fase grup.
Posisi klub juga masih bisa berubah karena kompetisi musim 2026/2027 belum berakhir.
Peluang Persib Menjaga Posisi di Asia
Keberhasilan mengungguli Al Nassr menjadi catatan tersendiri bagi Persib Bandung. Meski demikian, pencapaian ini perlu dilihat sesuai konteksnya, yakni perolehan poin klub dalam satu musim, bukan penentuan peringkat permanen klub terbaik Asia.
