POSKOTA.CO.ID - Sosok influencer Irenna Kristyn menjadi sorotan tajam publik di media sosial usai mengunggah tanggapan terkait aksi lingkungan organisasi Greenpeace. Unggahan yang dinilai tidak empati terhadap kondisi sosial tersebut memicu gelombang kritik dari netizen.
Peristiwa ini bermula saat organisasi lingkungan Greenpeace memasang spanduk bertuliskan “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup” di kawasan Bundaran HI, Jakarta saat demo dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran, Selasa, 20 Oktober 2026.
Berawal dari Unggahan Kontroversial Sindir Spanduk Greenpeace
Di tengah maraknya dukungan publik terhadap kampanye lingkungan tersebut, Irenna Kristyn mengunggah tanggapan pribadi melalui fitur Instagram Story milik akun pribadinya yang memiliki 129 ribu pengikut. Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan kalimat yang memicu polemik di tengah masyarakat.
“Gaya hidupku tinggi makanya aku kerja keras bukan repost spanduk turunkan biaya hidup,” tulis Irenna Kristyn dalam unggahannya, dikutip Poskota, Jumat, 23 Oktober 2026.
Baca Juga: Greenpeace Ajak Masyarakat Kirim Karangan Bunga 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran
Tidak berhenti di situ, tanggapan yang ia berikan saat membalas komentar netizen juga dinilai makin memperkeruh situasi. Hal tersebut lantaran ia menunjukkan sikap yang terkesan mengabaikan kritik publik.
“Kita lihat beberapa tahun ke depan, gapapa sekarang diserang besok ketawa puas,” tulisnya saat membalas komentar netizen di media sosial.
Unggahan tersebut langsung diunggah ulang oleh berbagai akun hingga viral dan memicu kecaman keras dari publik yang menilai tindakannya tidak bijak di tengah isu ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Agensi Pecat Irena Kristyn
Gelombang kritik publik yang meluas di jejaring internet dengan cepat mendapat perhatian dari pihak agensi yang menaungi sang pemengaruh. Guna menyikapi dinamika yang berkembang, pihak manajemen tempatnya bernaung mengambil tindakan tegas terhadap Irenna Kristyn.
Baca Juga: Dari Jalanan ke Ruang Digital, Komunitas Punk di Tangsel Disiapkan jadi Influencer Lingkungan
Melalui pengumuman resminya, pihak manajemen memutuskan untuk menghentikan kerja sama dan mengeluarkan Irenna dari jajaran tim terhitung mulai Kamis, 22 Oktober 2026. Langkah pemutusan hubungan kerja ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban serta komitmen menjaga reputasi lembaga.
Tindakan tegas dari pihak manajemen tersebut langsung diapresiasi oleh netizen yang terus mengawal perkembangan kasus tersebut di media sosial.
Sampaikan Permohonan Maaf dan Mengaku Menyesal Atas Kegaduhan
Usai resmi dikeluarkan dari manajemen dan mendapat penolakan publik, Irenna Kristyn akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka serta permohonan maaf. Ia mengakui bahwa unggahan yang dibuatnya telah menimbulkan kegaduhan serta melukai perasaan banyak pihak.
“Saya menyadari bahwa postingan tersebut dapat menyinggung perasaan sebagian pihak dan menimbulkan kesalahpahaman. Melalui klarifikasi ini, saya ingin meluruskan beberapa hal. Pertama, posting-an tersebut memang dibuat oleh saya sendiri,” jelas Irenna Kristyn dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Biaya Pasang Iklan di Times Square New York Berapa? Netizen Usul Patungan Rp10.000 untuk Greenpeace
Ia telah menghapus unggahan tersebut dan berupaya meminta maaf sebelum persoalan ini meluas hingga mengganggu kenyamanan keluarganya. Irenna juga menegaskan bahwa dirinya tetap mendukung perjuangan para pelaku UMKM lokal dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga.
“Saya menyadari bahwa setiap perkataan dan tindakan di media sosial memiliki konsekuensinya. Saya menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam menyampaikan sesuatu di ruang publik,” pungkasnya. (M7)
