MEVAL Hadir di HOMEDEC 2026, Perkenalkan Lampu Tenaga Surya Hemat Listrik

Kamis 22 Okt 2026, 22:08 WIB
Lampu tenaga surya Tera Solar Light dan rangkaian saklar serta stop kontak berdesain minimalis dipamerkan dalam HOMEDEC 2026 di ICE BSD City, Tangerang. (Sumber: Istimewa)
Lampu tenaga surya Tera Solar Light dan rangkaian saklar serta stop kontak berdesain minimalis dipamerkan dalam HOMEDEC 2026 di ICE BSD City, Tangerang. (Sumber: Istimewa)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID – MEVAL memperkenalkan inovasi lampu tenaga surya Tera Solar Light serta rangkaian saklar dan stop kontak dalam pameran HOMEDEC 2026. Produk tersebut ditampilkan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 22–25 Oktober 2026.

Melalui partisipasi ini, MEVAL mendorong masyarakat untuk mulai memanfaatkan energi bersih dari rumah, salah satunya melalui penggunaan lampu tenaga surya yang memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber energi.

Brand lampu LED dan perlengkapan listrik yang hadir di Indonesia sejak 2015 ini juga memperkenalkan rangkaian Switch & Socket untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan rumah dengan desain modern dan minimalis.

Tera Solar Light, Lampu Tenaga Surya untuk Rumah

Tera Solar Light merupakan lini lampu tenaga surya MEVAL yang dirancang untuk kebutuhan penerangan luar ruangan. Lampu ini menyerap energi matahari pada siang hari untuk mengisi daya, kemudian digunakan untuk menerangi area rumah pada malam hari.

Baca Juga: Diberi Deadline hingga Minggu Sore, Pemilik Bangunan Liar di Tol Japek Diminta Bongkar Mandiri

Karena memanfaatkan energi matahari, penggunaan lampu ini tidak menambah konsumsi listrik dari jaringan rumah. Produk tersebut juga tidak membutuhkan instalasi kabel, sehingga dapat menjadi pilihan untuk penerangan taman, teras, pagar, hingga dinding luar rumah.

Setiap varian Tera Solar Light yang dipamerkan di HOMEDEC 2026 memiliki durasi nyala hingga enam jam. Produk ini juga dibekali perlindungan terhadap debu dan air dengan rating IP65 serta garansi selama satu tahun.

Melalui produk lampu tenaga surya ini, MEVAL ingin memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan yang lebih praktis untuk kebutuhan rumah tangga.

MEVAL Hadirkan Saklar dan Stop Kontak Berdesain Minimalis

Selain lampu LED dan lampu tenaga surya, MEVAL turut memperkenalkan rangkaian Switch & Socket yang terdiri dari saklar lampu dan stop kontak.

Baca Juga: Hari Santri 2026, Pemkab Bekasi Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Pembangunan

Produk ini mengusung desain minimalis dengan material polikarbonat tahan api serta telah memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kehadiran rangkaian tersebut memperluas pilihan produk MEVAL, tidak hanya untuk kebutuhan penerangan, tetapi juga perlengkapan kelistrikan rumah.

Dengan pilihan lampu, saklar, dan stop kontak dari satu merek, konsumen dapat menyesuaikan tampilan perlengkapan listrik agar lebih serasi dengan desain interior maupun eksterior rumah.

Produk MEVAL Tersedia di 30 Provinsi

Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2015, MEVAL terus memperluas jangkauan distribusi produknya. Saat ini, produk MEVAL telah tersedia di 30 provinsi dengan dukungan empat pusat distribusi dan 420 gerai ritel.

MEVAL juga memiliki lebih dari 1.000 stock keeping unit (SKU) produk lampu dan kelistrikan. Konsumen dapat menemukan produknya melalui toko listrik dan toko bahan bangunan di berbagai wilayah Indonesia.

Brand Manager MEVAL, M Muhdi Faisal, mengatakan konsumen membutuhkan produk lampu yang tahan lama, hemat energi, dan memiliki tampilan menarik.

“Banyak orang mencari lampu yang awet, hemat listrik, dan tetap bagus dipandang. Lewat Tera Solar Light, kami ingin membuktikan bahwa memilih energi bersih bisa semudah mengganti lampu di teras rumah,” ujar Muhdi.

Ia menambahkan, MEVAL juga menghadirkan rangkaian Switch & Socket agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan penerangan dan perlengkapan listrik rumah melalui satu merek.

Partisipasi MEVAL dalam HOMEDEC 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pilihan produk kelistrikan yang mengutamakan efisiensi energi, fungsi, dan desain bagi konsumen di Indonesia.


News Update