POSKOTA.CO.ID - Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (BEM Umsura) berinisial N menjadi sorotan setelah muncul dugaan permintaan dana sebesar Rp39 juta kepada pihak kepolisian dengan mengatasnamakan Aliansi BEM Surabaya.
Informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah beredarnya tangkapan layar percakapan pesan singkat dan dokumen proposal kegiatan yang dikaitkan dengan sosok tersebut.
Dugaan ini mencuat setelah akun Threads @iniolaaaa mengunggah informasi terkait permohonan dana untuk kegiatan bertajuk Pengukuhan BEM Aliansi Surabaya pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun turut memperlihatkan dokumen yang disebut sebagai proposal resmi, lengkap dengan kop surat, stempel Aliansi BEM Surabaya, serta tanda tangan koordinator umum.
Dokumen yang beredar itu memuat rancangan anggaran biaya (RAB) dengan total pengajuan mencapai Rp39.150.000.
Pemilik akun bahkan menuliskan pernyataan yang menuding adanya pemanfaatan jabatan dalam organisasi mahasiswa untuk kepentingan pribadi.
"Saya punya bukti permainan dari Aliansi BEM Surabaya, yang mana presiden UMSura sekaligus sebagai Koordinator Umum Aliansi Surabya telah memanfaatkan kekuasannya dengan menggunakan nama aliansi untuk kepentingan pribadi dengan meminta dana ke Polda dan Polres," demikian pernyataan seperti dikutip pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Lantas, Presiden BEM Umsura inisial N siapa sebenarnya? Berikut informasi yang beredar.
Baca Juga: Tak Hanya Marbot, Pramono Ajak 2 Juara MTQ Jakarta Berangkat Umrah
Presiden BEM Umsura Inisial N Siapa?
Identitas Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (BEM Umsura) berinisial N atau NID masih belum diketahui secara pasti.
Informasi mengenai sosok tersebut sejauh ini beredar di media sosial dan belum terkonfirmasi melalui sumber resmi universitas maupun organisasi mahasiswa terkait.
