Jumlah Pengangguran di Jakarta Berkurang jadi 5,79 Persen, Pemprov DKI Gencarkan Program Pelatihan Pekerja

Rabu 21 Okt 2026, 16:31 WIB
Konferensi pers realisasi APBD Triwulan III 2026 di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Syifa Putri)
Konferensi pers realisasi APBD Triwulan III 2026 di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Syifa Putri)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jakarta berkurang jadi 5,79 persen. Hal itu bersamaan dengan pertambahan jumlah partisipasi angkatan kerja ibu kota.

“Termasuk tingkat pengangguran terbukanya 5,79 persen, dan juga tingkat partisipasi angkatan kerjanya 66,05, naik 0,57 dibandingkan dengan Februari yang kemarin,” kata Gubernur Jakarta, Pramono Anung dalam konferensi pers realisasi APBD Triwulan III 2026 di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Oktober 2026.

Untuk mempersiapkan calon tenaga kerja, Pemprov Jakarta menjalankan program Mobile Training Unit (MTU). Program ini memberikan pelatihan keterampilan bagi masyarakat, mulai tata rias, tata rambut, menjahit, hingga pembelajaran bahasa asing.

Pramono menyebut pelaksanaan program tersebut melibatkan sekitar 214 perusahaan. Pelatihan bahasa juga menjadi salah sebuah materi yang diminati masyarakat, terutama mereka yang ingin bekerja di luar negeri.

Baca Juga: Antisipasi Tekanan Fiskal DKI, PKS Minta Pemprov Genjot PAD di APBD 2027 tanpa Bebani Rakyat

“Di dalamnya adalah pengaturan kepada para peserta untuk berbagai kegiatan, bekerja sama dengan perusahaan, hampir 214 perusahaan,” ujarnya.

Sesbelumnya, Pemprov Jakarta telah membekali kemampuan bahasa bagi tenaga kerja yang berkarier di luar negeri, termasuk Jerman dan Jepang.

"Peningkatan keterampilan menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan tenaga kerja Jakarta menghadapi kebutuhan dunia kerja," ucapnya. (M4)


Berita Terkait


News Update