Tragedi Sarang Tawon di Bojonggede, 1 Bocah Tewas dan 4 Lainnya Dirawat

Sabtu 17 Okt 2026, 11:04 WIB
Polisi bersama dengan orang tua korban melakukan cek tkp. (Sumber: Polsek Bojonggede)
Polisi bersama dengan orang tua korban melakukan cek tkp. (Sumber: Polsek Bojonggede)

BOJONGGEDE, POSKOTA.CO.ID - Nasib naas menimpa lima anak laki-laki di Kabupaten Bogor. Niat hati ingin bermain, mereka justru menjadi korban serangan ganas tawon vespa setelah melempar sarang serangga menyengat tersebut di sebuah rumah kosong, Kamis, 15 Oktober 2026.

Akibat insiden tersebut, seorang anak berinisial Y meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara itu, empat rekannya harus menjalani penanganan medis, dengan satu di antaranya masih dirawat intensif.

Kapolsek Bojonggede, AKP Abdullah Syafiih, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, lima bocah berusia 6 hingga 8 tahun tersebut sedang asyik bermain bersama di sekitar lokasi kejadian.

Mereka kemudian mendatangi sebuah rumah tak berpenghuni dan melihat ada sarang tawon yang menempel di bagian langit-langit.

Baca Juga: Sempat Hilang Seminggu, Lansia di Depok Ditemukan Tewas di Lahan Kosong

"Sarang tawon tersebut lalu dilempari batu oleh anak-anak itu. Berselang beberapa menit, kawanan tawon keluar dari sarang dan langsung mengerumumi serta menyerang mereka," kata Syafiih saat dikonfirmasi Poskota, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Warga yang melihat kejadian itu langsung berhamburan menolong para korban dan melarikan mereka ke rumah sakit terdekat. Namun, sengatan beruntun tawon jenis Vespa affinis tersebut berdampak fatal bagi salah satu korban.

"Korban meninggal dunia berinisial Y, mengalami sekitar 15 luka sengatan. Sempat mendapat perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.30 WIB," jelas Syafiih.

Dari empat korban selamat lainnya, tiga anak sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Sementara satu anak berinisial K  masih harus menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Bakti Pajajaran, Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Pura-Pura ke Toilet, Pria Bertato Gasak Hp Operator SPBU di Depok

Pihak Kepolisian Sektor Bojonggede melalui anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Eddy dan tim piket telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Pihak keluarga para korban menyatakan telah mengikhlaskan peristiwa tragis ini sebagai sebuah musibah.


Berita Terkait


News Update