POSKOTA.CO.ID - Dikenal memiliki penghasilan fantastis serta aktif menggelar aksi sosial, streamer Windah Basudara kini menjadi sorotan publik usai vokal bersuara mengenai sejumlah isu nasional.
Pria bernama asli Brando Franco Windah ini secara terbuka menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), krisis BBM, anjloknya Indeks Harian Saham Gabungan (IHSG), hingga menguatnya mata uang Dolar AS dibandingkan Rupiah.
Keberaniannya menyuarakan isu-isu tersebut mendorong publik untuk kembali melihat profil finansial sang konten kreator beserta deretan kegiatan kemanusiaan yang konsisten ia jalankan.
Estimasi Penghasilan dan Kekayaan Bersih Windah Basudara
Berdasarkan data analisis platform Social Blade per 2026, penghasilan bulanan dari kanal YouTube milik Windah diperkirakan mulai dari 24 ribu USD atau setara Rp372 juta. Sementara itu, untuk akumulasi pendapatan tahunannya diproyeksikan berada di angka mulai dari 248 ribu USD, yang berkisar Rp3,8 miliar.
Baca Juga: Vokal Bersuara soal Karhutla, Windah Basudara Diserang dan Dituduh Dibayar Politisi
Lebih lanjut, laman YouTubers.me mencatat total kekayaan bersih (net worth) milik streamer kelahiran Manado tersebut per 2026 telah menyentuh angka 1,98 juta USD. Nilai fantastis tersebut setara dengan Rp30,6 miliar.
Angka-angka tersebut tentu sebatas estimasi berdasarkan performa jumlah penayangan (views) dan unggahan video di platform YouTube. Nilai asli pendapatan Windah Basudara diperkirakan bisa jauh lebih besar karena belum memperhitungkan variabel lain seperti kesepakatan sponsor, kerja sama endorsement, hingga sumber lini bisnis lainnya.
Aktif Gelar Live Streaming Charity untuk Bencana hingga Pendidikan
Di balik tingginya angka pendapatan dari platform digital, Windah Basudara dikenal konsisten memanfaatkan kepopulerannya untuk membantu sesama melalui penggalangan dana (charity stream). Seluruh hasil donasi yang terkumpul disalurkan secara terbuka dan transparan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
Aksi nyata tersebut salah satunya terlihat dalam siaran langsung bertajuk "CHARITY 1 MILIAR DENGAN VIDEO GAME UNTUK SESAMA DI INDONESIA". Dalam tayangannya, ia menegaskan komitmen kuat bersama timnya untuk mengumpulkan dana bantuan kemanusiaan hingga mencapai target.
"Saya dan teman-teman Jaya Esport memutuskan untuk menggalang dana lagi. Kita punya visi dan misi mengumpulkan Rp1 miliar melalui permainan game. Kita tidak akan berhenti sebelum target tersebut tercapai. Nantinya dana ini akan disalurkan ke 20 lembaga, dan jika melebihi target akan ditambahkan ke lembaga lainnya," kata Windah Basudara, dikutip Poskota pada Jumat, 16 Oktober 2026.
