Sempat Hilang Seminggu, Lansia di Depok Ditemukan Tewas di Lahan Kosong

Jumat 16 Okt 2026, 20:03 WIB
Petugas Damkar Kota Depok berhasil mengevakuasi jasad korban. (Sumber: Poskota/ Angga)
Petugas Damkar Kota Depok berhasil mengevakuasi jasad korban. (Sumber: Poskota/ Angga)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Warga Kampung Sindang Karsa, Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Kota Depok, digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita yang telah membusuk pada Jumat, 16 Oktober 2026. Korban ditemukan terjepit di antara tembok pembatas lahan kosong dan area lapangan golf.

Korban teridentifikasi sebagai Anih, 67 tahun, warga RT 04 RW 09 Kelurahan Sukamaju Baru yang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak sepekan terakhir.

Jasad Anih pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh Yusuf, 44 tahun, anak dari pemilik lahan kosong tempat korban berada.

Saat itu, Yusuf berniat mengambil kelapa di area tersebut sebelum akhirnya melihat kaki manusia menyembul di dekat tembok pembatas.

Baca Juga: Penemuan Jasad di Kali Cipinang, Polisi Periksa Saksi dan Tunggu Hasil Otopsi

Ketua RT 04 RW 09, Amsar, mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan di wilayah RT 01 RW 10 tersebut adalah warga lingkungannya yang hilang.

"Benar, jasad perempuan yang ditemukan di lahan terbuka dalam keadaan membusuk itu warga kita. Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 3 sampai 4 hari," ujar Amsar di lokasi kejadian, Jumat sore.

Adik korban, Yanti, 45 tahun, mengungkapkan bahwa sang kakak diketahui pergi meninggalkan rumah sejak Jumat, 9 Oktober 2026 lalu.

Selama ini, korban memang diketahui mengidap demensia atau penyakit pikun dan sering bepergian membawa kantong plastik berisi pakaian.

Baca Juga: Sehari setelah Penemuan Jasad Korban Mutilasi di Depok, Warga Masih Padati TKP

"Kemana-mana korban selalu bawa kantong plastik isi pakaian, dan itu ditemukan juga di dekat jasadnya. Pihak keluarga sedikit lega karena akhirnya korban berhasil ditemukan," kata Yanti.

Proses Evakuasi Sulit dan Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Tindak Pidana


Berita Terkait


News Update