PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID – Pemkab Pandeglang menggelar program vaksinasi influenza massal dengan menyiapkan 1.000 dosis vaksin khusus bagi tenaga kesehatan (nakes).
Langkah preventif ini diambil mengingat nakes menjadi kelompok paling rentan terpapar virus akibat tingginya intensitas interaksi langsung dengan pasien setiap hari.
Bupati Pandeglang, Rd. Dewi Setiani, menegaskan bahwa pemberian perlindungan imun bagi nakes sangat krusial untuk memastikan keberlangsungan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah tetap berjalan optimal.
"Para nakes ini yang langsung berinteraksi dengan pasien. Perlindungan bagi nakes menjadi hal penting agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tidak terhambat," ujar Dewi saat meluncurkan program tersebut, Selasa, 14 Oktober 2026.
Baca Juga: Penderita Flu Bertambah, Puskesmas Sukasari Tangerang Belum Temukan Influenza A
Dewi menjelaskan, meski vaksin influenza tidak menjamin seseorang terbebas 100 persen dari infeksi, pemberian vaksin terbukti efektif meningkatkan imunitas tubuh. Imunitas yang terbentuk diperkirakan bertahan hingga satu tahun dan mampu meminimalisasi keparahan gejala jika nakes tertular.
"Walaupun sudah divaksin, bukan berarti tidak akan terjangkit. Akan tetapi, vaksinasi ini akan meningkatkan kekebalan dan meminimalisir dampak kesakitan yang dialami," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, Eniyati, menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara serentak di seluruh puskesmas se-Kabupaten Pandeglang.
Khusus untuk seremoni peluncuran di Puskesmas Cadasari, kegiatan melibatkan perwakilan nakes dari tiga fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Cadasari, Puskesmas Pagadungan, dan Puskesmas Bangkonol.
Baca Juga: Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Influenza A Terkonfirmasi di Kota Tangerang
"Masing-masing puskesmas mengirimkan perwakilan 15 nakes untuk divaksin. Prioritas utama kami berikan kepada nakes dengan intensitas penanganan pasien paling tinggi," terang Eniyati.
