Kapolri Kembali Mutasi 3 Kapolda

Minggu 11 Okt 2026, 14:52 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Sumber: Mabes Polri)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Sumber: Mabes Polri)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memutasi sejumlah pejabat kepala kepolisian daerah (Kapolda). Tiga jabatan Kapolda yang dimutasi meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara (Kaltara), dan Lampung.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi kepolisian.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Kebijakan ini menyusul perombakan terhadap 19 jabatan Kapolda yang dilakukan pada awal Oktober 2026.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2026.

Baca Juga: Kenapa 19 Kapolda Dimutasi Kapolri? Ini Alasannya

Dalam rotasi tersebut, Agus yang sebelumnya menjabat Kapolda Kaltara ditunjuk menjadi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung. Ia menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing yang mendapat penugasan baru sebagai Sahlisosbud Kapolri.

Posisi Kapolda Kaltara selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Andi Syahriful Taufik yang sebelumnya menjabat sebagai Irwil V Itwasum Polri. Sementara itu, jabatan Kapolda Lampung kini diemban Brigjen Pol Yustan Alpiani. Dia menggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf dalam rotasi terbaru di lingkungan Korps Bhayangkara tersebut.

Johnny mengapresiasi para pejabat yang telah menyelesaikan tugasnya dan berharap pejabat pengganti dapat melanjutkan program yang sudah berjalan. Ia meminta para pejabat baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta karakteristik wilayah masing-masing.

“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Mabes Polri Gelar Sertijab Kapolri Hari Ini, Listyo Sigit Jalani Tradisi Pelepasan

Menurutnya, penyegaran jabatan di lingkungan Polri bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Upaya tersebut sejalan dengan tagline Polri, “Polisi Bersama Masyarakat,” sebagai komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Berita Terkait


News Update