JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kebakaran hebat menghanguskan pemukiman padat penduduk di Jalan Kramat Pulo Dalam 2, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis, 8 Oktober 2026 malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 32 bangunan rumah ludes terbakar dan memaksa 340 warga mengungsi di tenda-tenda darurat.
Berdasarkan data pendataan di lokasi, terdapat 115 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Di antara para pengungsi, tercatat ada 25 balita dan 25 warga lanjut usia (lansia) yang saat ini bertahan di posko pengungsian sementara di depan Kantor Kelurahan Kramat.
Ketua RT 14 RW 05 Kelurahan Kramat, Rifki Ramadhan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Tiga warga laki-laki sempat pingsan akibat terhirup asap pekat saat kejadian, namun kondisi mereka kini telah membaik dan kembali beraktivitas.
Hingga Jumat, 9 Oktober 2026, sejumlah bantuan telah disalurkan oleh PMI DKI Jakarta, BPBD Provinsi DKI Jakarta, Dinas Sosial Jakarta Pusat, dan Polsek Senen. Bantuan yang diterima warga meliputi perlengkapan tidur, alat mandi, bahan makanan pokok, hingga peralatan tulis anak.
Kendati demikian, Rifki mengungkapkan bahwa para pengungsi masih sangat membutuhkan pasokan bantuan spesifik yang belum terpenuhi maksimal.
"Bantuan yang saat ini paling krusial dan mendesak adalah kebutuhan balita, alas tidur yang layak, serta seragam sekolah anak-anak. Sebagian besar barang-barang tersebut tidak sempat diselamatkan saat api berkobar," ujar Rifki kepada Poskota di Posko Pengungsian Kelurahan Kramat, Jumat.
Diduga Akibat Korsleting Kabel Listrik
Mengenai pemicu timbulnya api, dugaan kuat mengarah pada percikan korsleting listrik dari tiang kabel di sekitar pemukiman. Kabel yang semrawut menyambar bagian atas salah satu rumah warga yang berbahan kayu, sebelum akhirnya api menjalar cepat ke bangunan lain akibat rapatnya jarak antarrumah.
Rifki menyayangkan kejadian ini karena masalah kabel semrawut di tiang listrik khususnya sambungan penerangan fasilitas umum MCK sudah berulang kali memicu korsleting dan dilaporkan ke pihak terkait.
Baca Juga: Kebakaran Pasar Serdang Diduga Sabotase, Pedagang Temukan Bensin Berbungkus Plastik di Atas Plafon
"Korslet akibat kabel semrawut ini sudah sangat sering terjadi di lingkungan kami. Sebelum-sebelumnya warga masih bisa memadamkan api secara mandiri. Namun kali ini apinya cepat membesar hingga ratusan warga kehilangan tempat tinggal," kata Rifki.
