Turis WNI di Jepang Diduga Beri Sampah Plastik ke Rusa, Begini Klarifikasinya

Kamis 08 Okt 2026, 21:54 WIB
Orang Indonesia diduga beri makan sampah plastik ke rusa di Jepang (Dok. Threads/@hezumaryuaaa)
Orang Indonesia diduga beri makan sampah plastik ke rusa di Jepang (Dok. Threads/@hezumaryuaaa)

POSKOTA.CO.ID - Turis Warga Negara Indonesia (WNI) diduga memberikan sampah plastik ke rusa di Nara Park, Jepang. Aksi itu direkam warga setempat dan viral di media sosial.

Dikutip Poskota dari Threads @hezumaryuaaa, Kamis, 8 Oktober 2026, seorang pria paruh baya diduga memberikan makan ke seekor rusa. Makanan itu diduga plastik.

Kemudian, seorang pria setempat datang merebut plastik itu dari tangan turis tersebut agar tidak dimakan rusa. Sementara itu, turis wanita yang merupakan rekan pria tersebut meminta maaf.

Turis WNI Beri Klarifikasi soal Kejadian

Beberapa waktu kemudian, akun Threads @gazelle.4843178 menyampaikan klarifikasi atas insiden tersebut. Ia mengatakan, tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa itu.

Baca Juga: Taisei Marukawa Keturunan Indonesia? Pemain Jepang Ini Tengah Jalani Proses Naturalisasi WNI

Menurutnya, sang ayah baru saja memberikan kacang kepada rusa. Ketika kacang itu habis, ayahnya menunjukkan gestur ke rusa tersebut bahwa makanan sudah habis. Rusa yang terus ingin makan malah merebut bungkus plastik.

“Penjelasan saya bukan untuk melakukan pembelaan terhadap kesalahan yang sudah terjadi. Saya hanya ingin menyampaikan pesan bahwa, tidak ada unsur kesengajaan untuk menyakiti hewan tersebut," tulis akun tersebut.

Ia juga meminta maaf atas ketidaksadaran tidak boleh memberikan makanan dari luar kepada rusa tersebut serta kelambanan mereka dalam menghadapi situasi yang salah. 

Pro Kontra Netizen

Banyak netizen menyayangkan kejadian tersebut apalagi mereka adalah turis WNI yang seharusnya menghargai dan mematuhi aturan di sana.

Baca Juga: Cobain 5 Kafe Bergaya Jepang di Jakarta, Tempat Estetik yang Instagrammable

“Malu banget,” ucap content creator Jerome Polin yang dikenal pernah berkuliah di Jepang.

Ada pula netizen menyebutkan, perekam video merupakan politisi problematik di Jepang. Ia juga merupakan YouTuber yang dikenal kerap membuat masyarakat resah lewat konten-kontennya. (M5)


Berita Terkait


News Update