Dekade Tak Disentuh Pemerintah, Warga Kadubadak Pandeglang Patungan Rp12 Juta Cor Jalan Rusak

Rabu 07 Okt 2026, 21:37 WIB
Sejumlah warga di Desa Kadubadak, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, gotong royong perbaiki jalan rusak. (Sumber: Dok. Istimewa)
Sejumlah warga di Desa Kadubadak, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, gotong royong perbaiki jalan rusak. (Sumber: Dok. Istimewa)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Geram lantaran 10 tahun tak kunjung diperbaiki pemerintah, warga Desa Kadubadak, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, nekat bergotong royong menambal jalan kabupaten secara swadaya.

Perbaikan dilakukan secara mandiri pada ruas Jalan Raya Lebak-Kadubadak yang menjadi jalur penghubung vital antara Kecamatan Munjul dan Kecamatan Angsana.

Masyarakat mengumpulkan dana iuran sukarela serta bantuan donatur hingga terkumpul Rp12 juta untuk mengecor jalan sepanjang 100 meter dengan lebar 4 meter.

Tokoh masyarakat setempat, Etin Supriatin mengatakan, aksi patungan ini murni dipicu keprihatinan warga atas kondisi jalan tanjakan yang kerap menelan korban kecelakaan.

Baca Juga: DAMRI Buka Rute Tanjung Lesung-Soetta, Akses Wisata Pandeglang Makin Mudah

"Perbaikan jalan ini kami lakukan secara swadaya. Ini menjadi potret nyata semangat gotong royong masyarakat. Jalan ini kurang lebih sudah 10 tahun tidak diperbaiki," kata Etin, Rabu, 7 Oktober 2026.

Dana Desa Tak Bisa Dipakai

Kepala Desa Kadubadak, Ucup Sukroni, membenarkan perbaikan swadaya tersebut dan mengonfirmasi bahwa status perlintasan merupakan jalan kewenangan kabupaten.

Kondisi tersebut membuat pihak pemerintah desa tidak dapat mengalokasikan alokasi Dana Desa (DD) untuk perbaikan fisik di lokasi secara langsung.

Ucup membeberkan bahwa area tanjakan terjal yang rusak parah kerap membuat mobil maupun motor tidak kuat menanjak hingga terperosok mundur ke bawah.

Baca Juga: Longsor 50 Meter Putus Akses Utama Desa Geredug Pandeglang, Warga Gotong Royong Bangun Jalan Darurat

"Kami berharap bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi untuk melanjutkan hasil pembangunan yang sudah kami lakukan secara swadaya," jelas Ucup.


Berita Terkait


News Update