Negaranya Gagal ke Final ASEAN Cup 2026, Netizen Malaysia Diduga Hina Pahlawan Indonesia

Senin 05 Okt 2026, 19:38 WIB
Netizen Malaysia diduga melontarkan hinaan terhadap tokoh Pahlawan Indonesia seusai gagal melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026. (Sumber: Dok. PSSI)
Netizen Malaysia diduga melontarkan hinaan terhadap tokoh Pahlawan Indonesia seusai gagal melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026. (Sumber: Dok. PSSI)

POSKOTA.CO.ID - Kegagalan Timnas Malaysia melaju ke puncak FIFA ASEAN Cup 2026 akibat kalah produktivitas gol dari Indonesia mendadak berbuntut panjang dan memicu tensi panas di ruang digital.

Luapan kekecewaan sebagian oknum netizen Malaysia justru bergeser dari ranah olahraga ke hal lain yang melenceng dari batas. Beberapa dari mereka kedapatan melecehkan pahlawan nasional Indonesia melalui unggahan yang mengandung rasisme dan pelecehan fisik.

Aksi provokatif ini pun memicu gelombang kecaman keras dari berbagai pihak karena publik menilai aksi tersebut tidak pantas dilakukan.

Netizen Malaysia Diduga Hina Pahlawan Indonesia

Aksi provokatif tersebut berawal dari unggahan akun Threads @p****_y**** yang menampilkan foto uang kertas Rp10.000 bergambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo. Dalam unggahannya, akun tersebut membubuhi keterangan bernada ejekan yang mengaitkan sosok pahlawan asal Papua itu dengan karakter fiksi.

"Ayo warga Malaysia kita balik, mereka (Indonesia) ada Thanos," tulis akun @p****_y**** di Threads dikutip Poskota, Senin, 5 Oktober 2026.

Baca Juga: 2.373 Personel Amankan Laga Indonesia VS Malaysia di Ajang FIFA ASEAN Cup 2026

Tidak berhenti di situ, unggahan dari akun lain juga melancarkan serangan serupa dengan menyamakan fisik sang Pahlawan Nasional dengan orang utan. Aksi ini dinilai sangat provokatif lantaran gambar mata uang dari negara lain yang disertakan dalam konten tersebut tetap ditampilkan secara normal tanpa bentuk pelecehan fisik.

Indonesia Kecam Aksi Rasisme 

Aksi rasisme tersebut memancing amarah netizen tanah air yang langsung menyerbu kolom komentar para pelaku untuk melupakan kemarahan dan memberikan teguran keras. Publik menyayangkan sikap sebagian pendukung lawan yang dinilai tidak mau menerima kekalahan.

“Berawal dari sepak bola sekarang malah sampai menghina pahlawan nasional Indonesia. Kamu benar-benar tidak punya nilai moral dan rasa hormat, sungguh hidup yang menyedihkan,” tulis @an***_s******n.

Tak berhenti di situ, tanggapan bernada kecaman juga dilayangkan oleh netizen lain yang menilai tindakan oknum tersebut telah mencederai nilai kemanusiaan dan menghina warisan sejarah bangsa. Publik menegaskan segala bentuk rasisme tidak dapat ditoleransi dalam ranah apa pun.

“Yang ini berlebihan, Kawan. Kita memang sering saling hina. Namun, yang ini sudah masuk ke ranah penghinaan individu, terlebih beliau pahlawan nasional negara kami,” tulis @m******_s***_n*****p.

Menariknya, di tengah gelombang amarah tersebut, tidak sedikit juga netizen yang justru memilih membalas provokasi dengan cara edukatif. Banyak yang membagikan rekam jejak perjuangan Frans Kaisiepo sebagai pahlawan nasional yang berjasa besar terhadap persatuan di Papua.

Baca Juga: Kabut Asap Makin Parah, Warga Malaysia Geruduk KBRI Kuala Lumpur soal Karhutla Indonesia

“Nama dia Frans Kaisiepo, pahlawan nasional dari Papua. Ia sungguh sangat berjasa karena berhasil satukan separuh Papua agar bisa masuk Indonesia pakai jalur diplomasi. Ia yang usulkan nama Irian untuk Papua, ia juga yang mengusir Belanda dari tanah air,” jelas akun @my_*****1*.

Aksi edukatif ini sekaligus menjadi ajang pembelajaran lintas negara agar masyarakat media sosial lebih menghargai sejarah serta simbol-simbol kehormatan yang ada di masing-masing bangsa. (M7)


Berita Terkait


News Update