Keluarga terduga penganiaya pun meminta korban berlapang dada dan bersedia memaafkan mereka. Ia juga berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak.
Meski begitu, unggahan video klarifikasi itu justru semakin memicu gelombang amarah netizen di platform X dan Threads.
Banyak netizen menyayangkan tindakan pemilik hajat yang diduga merupakan pasangan suami istri anggota aparat namun dinilai mengabaikan prosedur hukum dasar dan langsung melakukan kekerasan fisik terhadap warga sipil.
Baca Juga: Parah! Viral Anggota Ormas Ambil Makanan di Tempat Hajatan, Warganet Sebut 'PP': Pasukan Prasmanan
Publik pun ramai-ramai mendesak agar proses hukum atas tindakan penganiayaan tersebut tetap berjalan dan tidak selesai hanya dengan permohonan maaf di media sosial.
“Harus dikawal terus sih ini, enak bener cuma minta maaf, makannya sebelum nuduh maling tuh cek cctv dulu, jangan udah nganiaya orang baru cek cctv,” ujar pemilik akun X dengan username @agn****an.
Hingga saat ini, belum ada kejelasan resmi mengenai perkembangan proses hukum dari kasus dugaan penganiayaan dan salah tuduh yang menimpa wanita tersebut. (m6)
