KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Cigombong, Ditargetkan Rampung 2028

Selasa 29 Sep 2026, 19:46 WIB
Pengembangan jaringan KRL bakal diperluas secara bertahap menuju Cikampek dan Cigombong dengan target penyelesaian pada 2028. (Sumber: Instagram/@jktcreativemedia)
Pengembangan jaringan KRL bakal diperluas secara bertahap menuju Cikampek dan Cigombong dengan target penyelesaian pada 2028. (Sumber: Instagram/@jktcreativemedia)

POSKOTA.CO.ID - Jaringan kereta rel listrik (KRL) di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya bakal terus diperluas. Rencana ini menjadi bagian dari pengembangan transportasi massal untuk menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mendorong penggunaan angkutan umum dalam aktivitas sehari-hari.

Salah satu pengembangan yang disiapkan adalah memperpanjang rute KRL dari Cikarang menuju Cikampek. Sementara dari arah selatan, layanan yang saat ini melayani perjalanan hingga Bogor direncanakan dikembangkan sampai Cigombong.

Pengembangan tersebut tidak dilakukan sekaligus. Prosesnya akan berlangsung secara bertahap dan ditargetkan dapat rampung pada 2028.

Melansir dari instagram @jktcreativemedia, perluasan jaringan tersebut berjalan seiring dengan rencana elektrifikasi sejumlah jalur kereta. Danantara tengah menyiapkan proses elektrifikasi untuk lintas Jakarta–Cikampek, Jakarta–Sukabumi, hingga Jakarta–Merak.

Elektrifikasi menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan kereta listrik karena memungkinkan jalur yang sebelumnya belum terlayani KRL untuk dipersiapkan menjadi bagian dari jaringan transportasi massal yang lebih luas.

Baca Juga: Ganjil Genap Hampir 10 Tahun, Pengamat Desak Kawasan Bisnis Dapat Relaksasi

Kapasitas KRL Ditargetkan Mencapai Dua Juta Pelanggan

Perluasan jalur bukan hanya soal menambah jarak perjalanan. Di balik rencana tersebut, ada kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas angkutan umum seiring tingginya mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan dan wilayah penyangga.

KAI menargetkan kapasitas layanan KRL nantinya dapat mencapai sekitar dua juta pelanggan per hari.

Jika target tersebut tercapai, jaringan KRL akan memiliki peran yang semakin besar dalam menopang perjalanan masyarakat yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi maupun moda transportasi lain.

Beberapa pengembangan yang disiapkan antara lain:

KRL Cikarang–Cikampek

Jalur KRL dari Cikarang direncanakan diperpanjang hingga Cikampek untuk memperluas jangkauan layanan ke wilayah timur.

KRL Bogor–Cigombong

Dari sisi selatan, pengembangan jaringan diarahkan dari Bogor menuju Cigombong.

Elektrifikasi sejumlah jalur

Danantara menyiapkan proses elektrifikasi lintas Jakarta–Cikampek, Jakarta–Sukabumi, dan Jakarta–Merak.

Target penyelesaian 2028

Pengembangan menuju Cikampek dan Cigombong ditargetkan selesai pada 2028 melalui tahapan pembangunan.

Baca Juga: Warga Tangerang Rela Tempuh 2 Km Demi Dapat Air Bersih

Layanan Kereta Akan Semakin Terintegrasi

Pengembangan KRL juga tidak berdiri sendiri. Konsep transportasi massal ke depan diarahkan agar berbagai moda dapat terhubung sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan perjalanan.

Danantara saat ini turut mengkaji pengembangan LRT sebagai bagian dari rencana integrasi transportasi massal. Sistem tersebut nantinya diarahkan untuk menghubungkan berbagai layanan, mulai dari kereta, LRT, MRT, hingga TransJakarta.

Dengan pola integrasi seperti ini, perjalanan masyarakat diharapkan tidak lagi bergantung pada satu moda saja. Penumpang bisa berpindah dari satu layanan ke layanan lainnya sesuai kebutuhan perjalanan.

Perluasan KRL menuju Cikampek dan Cigombong pun menjadi salah satu bagian dari rencana yang lebih besar. Jika pembangunan berjalan sesuai target, jaringan kereta listrik akan menjangkau lebih banyak wilayah dan memiliki kapasitas angkut yang semakin besar.


Berita Terkait


News Update