Sumur berada di dalam Kompleks Monumen Pancasila Sakti, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung.
Berkaitan dengan peristiwa 1965
Sumur tersebut menjadi lokasi ditemukannya jenazah tujuh perwira Angkatan Darat.
Nama Lubang Buaya sudah ada sebelumnya
Penamaan kawasan telah dikenal sebelum peristiwa 1965 dan memiliki kaitan dengan cerita lokal.
Kini berstatus cagar budaya
Sumur di Kompleks Monumen Pancasila Sakti tercatat sebagai cagar budaya peringkat nasional dengan SK Nomor 75/M/2019.
Kini, kawasan tersebut dipertahankan sebagai situs sejarah dan sarana pembelajaran bagi masyarakat. Keberadaan sumur tidak hanya menjadi penanda fisik sebuah peristiwa masa lalu, tetapi juga mengingatkan bahwa sejarah perlu dipahami melalui sumber dan konteks yang jelas.
Bagi pengunjung, Kompleks Monumen Pancasila Sakti menjadi ruang untuk mengenal kembali salah satu bab penting dalam sejarah Indonesia. Dengan begitu, pembahasan mengenai Sumur Lubang Buaya tidak berhenti pada lokasi dan peristiwanya, tetapi juga membuka ruang untuk memahami bagaimana sebuah tempat dapat menjadi bagian dari ingatan sejarah bangsa.
