Jadwal Ramadan 2027 Menurut Muhammadiyah, Puasa Mulai 8 Februari

Senin 28 Sep 2026, 22:00 WIB
Ilustrasi bendera Muhammadiyah (Sumber: Wilkipedia)
Ilustrasi bendera Muhammadiyah (Sumber: Wilkipedia)

Dengan kalender tersebut, Nuzulul Quran 2027 diperkirakan bertepatan dengan 24 Februari. Momentum 17 Ramadan ini biasanya menjadi salah satu waktu yang banyak dimanfaatkan umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan membaca Al-Qur'an.

Pemerintah Belum Menetapkan Awal Ramadan 2027

Meski Muhammadiyah sudah mencantumkan tanggal awal Ramadan dan Idulfitri dalam KHGT, keputusan tersebut tidak otomatis menjadi penetapan pemerintah Indonesia.

Kementerian Agama nantinya akan menentukan awal Ramadan melalui mekanisme yang berlaku, termasuk perhitungan hisab, pemantauan atau rukyatul hilal, kemudian pembahasan dalam Sidang Isbat.

"Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan menggunakan mekanisme hisab dan rukyatul hilal yang kemudian dibahas dalam Sidang Isbat."

Karena keputusan pemerintah belum ditetapkan, masyarakat yang mengikuti kalender pemerintah masih perlu menunggu pengumuman resmi Kementerian Agama menjelang Ramadan 1448 H.

Baca Juga: Partai Ummat Kukuhkan Pengurus Baru, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Mengapa Jadwal Ramadan Bisa Berbeda?

Perbedaan tanggal awal bulan Hijriah dapat terjadi karena adanya perbedaan metode dan kriteria yang digunakan dalam menentukan masuknya bulan baru.

Muhammadiyah menggunakan KHGT dengan pendekatan hisab hakiki kontemporer berbasis perhitungan astronomi. Sementara itu, pemerintah menggunakan mekanisme hisab dan rukyatul hilal yang hasilnya kemudian dibahas melalui Sidang Isbat.

Artinya, perbedaan tanggal tidak perlu menjadi persoalan. Masyarakat dapat mengikuti acuan kalender atau keputusan resmi yang menjadi pedomannya masing-masing.

Untuk sementara, jadwal Ramadan 2027 versi Muhammadiyah mencatat puasa dimulai 8 Februari dan Idulfitri jatuh pada 9 Maret 2027. Adapun tanggal resmi versi pemerintah masih menunggu keputusan Kementerian Agama.


Berita Terkait


News Update