Menara BNI. (Sumber: BNI)

EKONOMI

BNI Dorong Digitalisasi Kawasan Industri untuk Perkuat Investasi

POSKOTA.CO.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap pengembangan ekosistem investasi nasional melalui digitalisasi kawasan industri. Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Himpunan Kawasan Industri (HKI), serta pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing Indonesia sebagai tujuan investasi global.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kawasan industri memiliki peran strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, penguatan konektivitas investasi dan digitalisasi layanan di kawasan industri menjadi penting untuk mendukung efisiensi, kemudahan bertransaksi, serta daya tarik bagi investor domestik maupun global.

"BNI memandang kawasan industri memiliki peran strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, investor, pengelola kawasan, dan sektor perbankan untuk menciptakan ekosistem investasi yang semakin kompetitif dan berkelanjutan," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: 8 Dekade BNI Tumbuh bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui kegiatan Gathering Kawasan Industri Jawa Barat bertema 'Membangun Konektivitas Investasi Global melalui Digitalisasi Kawasan Industri' yang digelar di Prime Plaza Hotel Purwakarta, Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 perwakilan pengelola kawasan industri di Jawa Barat.

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai perkembangan investasi nasional, potensi investasi Jawa Barat, serta solusi perbankan digital dan ekosistem keuangan yang dapat mendukung kebutuhan pengelola kawasan industri maupun tenant perusahaan.

Pemaparan tersebut melibatkan BNI, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat.

Saat ini, terdapat 178 perusahaan pengelola kawasan industri dan 25 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berperan sebagai motor penggerak investasi nasional.

Baca Juga: BNI Perkuat Budaya Layanan lewat CX100 Danantara

BNI menilai, penguatan layanan digital dan konektivitas keuangan di kawasan industri dapat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan bagi investor dan pelaku usaha.

Okki menjelaskan, BNI memiliki kapabilitas global, pemahaman pasar lokal, serta inovasi digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha, pengelola kawasan industri, dan tenant perusahaan.

Solusi yang disediakan mencakup layanan transaksi dan cash management melalui BNIdirect, BNIsmart Tenant, trade finance, employee benefit, hingga pembiayaan usaha.

BNI juga mendorong digitalisasi kawasan industri untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat ekosistem transaksi di dalam kawasan.

Baca Juga: BNI Kawal Langkah 26 Atlet Indonesia dalam Badminton Asia Junior Championships 2026 di Jepang

Dengan layanan yang semakin terintegrasi, aktivitas bisnis di kawasan industri diharapkan dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan terhubung dengan kebutuhan investor.

"Dengan jaringan internasional yang luas dan kehadiran di berbagai pusat bisnis global, BNI siap menjadi jembatan bagi perusahaan Indonesia yang ingin berekspansi ke pasar internasional sekaligus menjadi strategic banking partner bagi investor asing yang berinvestasi di Indonesia melalui solusi keuangan, layanan transaksi, dan dukungan bisnis yang terintegrasi," kata Okki.

Menurut Okki, penyelenggaraan gathering di Jawa Barat menjadi relevan karena provinsi tersebut merupakan salah satu kontributor utama investasi nasional.

Baca Juga: BNI Hadirkan Pengalaman Belanja Praktis dan Hemat di Mommy n Me 2026

Pada triwulan I 2026, realisasi investasi di Jawa Barat mencapai Rp76,7 triliun, dengan kontribusi penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp50,47 triliun.

"Inovasi layanan dan solusi digital yang terus dikembangkan BNI merupakan wujud komitmen perseroan dalam mendukung pembangunan nasional, sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara yang diusung pada perayaan delapan dekade BNI," ujar Okki.

Memasuki usia ke-80, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan industri, mendukung transformasi digital kawasan industri, memperkuat konektivitas investasi global, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Tags:
digitalisasi kawasan industriinvestasiBNI Bank Negara Indonesia

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor