Bocoran perbandingan iPhone Fold dari Apple dan Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide. (Sumber: Pinterest)

TEKNO

iPhone Fold vs Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide, Siapa yang Bakal Jadi Raja HP Lipat? Simak 6 Perbandingannya

POSKOTA.CO.ID - Dua perangkat lipat yang paling dinantikan, yakni iPhone Fold dari Apple dan Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide bakal hadir di tengah persaingan industri HP flagship.

Selama beberapa tahun terakhir, Samsung menjadi pemain yang mendominasi pasar ponsel lipat melalui seri Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip.

Namun, dominasi tersebut diperkirakan akan mendapat tantangan serius setelah Apple dikabarkan siap memperkenalkan perangkat foldable pertamanya kepada publik.

Kehadiran iPhone Fold pun menjadi salah satu peluncuran produk yang paling dinanti oleh pecinta teknologi di seluruh dunia, karena menandai langkah baru Apple memasuki segmen HP lipat yang terus berkembang.

Berbagai aspek pun menjadi sorotan menjelang peluncuran iPhone Fold dan Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide

Tidak sedikit calon pembeli yang mulai membandingkan keduanya untuk menentukan perangkat mana yang lebih layak dipilih.

Lantas, bagaimana perbandingan iPhone Fold dengan Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide? Mari simak selengkapnya.

Bocoran terbaru Samsung Galaxy Z Fold 8. (Sumber: X/@sondesix)

iPhone Fold vs Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide

Berikut ulasan lengkapnya yang dikutip dari kanal YouTube Talks Tech Newz, pada Jumat, 26 Juni 2026.

1. Desain

Dari sisi desain, baik Apple maupun Samsung sama-sama mempertahankan konsep foldable bergaya buku (book style). Namun keduanya mengusung karakter yang berbeda.

Apple disebut akan menghadirkan iPhone Fold dengan layar utama berukuran 7,8 inci ketika dibuka serta layar luar 5,5 inci.

Analis Ming-Chi Kuo menyebut layar bagian dalam menggunakan rasio mendekati 4:3, sehingga pengalaman menggunakannya akan terasa seperti mengoperasikan iPad Mini.

Apple juga dikabarkan melakukan perubahan besar terhadap tata letak tombol fisik.

Seluruh tombol volume akan diposisikan di sisi kanan bagian atas perangkat, sementara sisi kiri dibuat bersih tanpa tombol sama sekali.

Sebaliknya, Samsung mengembangkan Galaxy Z Fold 8 Wide dengan konsep yang lebih lebar dan lebih pendek dibanding generasi sebelumnya.

Bocoran unit dummy memperlihatkan perangkat menggunakan bingkai logam datar (flat frame) dengan desain premium.

Dalam kondisi terbuka, dimensinya diperkirakan sekitar 123,9 x 161,4 mm dengan ketebalan hanya 4,3 mm, menjadikannya salah satu smartphone lipat paling tipis yang pernah diproduksi Samsung.

2. Layar

Salah satu tantangan terbesar smartphone lipat selama ini adalah bekas lipatan atau crease di bagian tengah layar.

Apple dikabarkan mencoba mengatasi masalah tersebut secara total. Sejumlah bocoran menyebut perusahaan menggunakan kombinasi pelat logam khusus dan liquid metal hinge untuk menghasilkan layar yang hampir tidak memiliki bekas lipatan.

Apabila teknologi tersebut benar-benar diterapkan pada produk final, iPhone Fold berpotensi menjadi salah satu smartphone lipat pertama dengan layar nyaris tanpa crease.

Samsung memilih pendekatan yang lebih realistis. Galaxy Z Fold 8 Wide sendiri disebut akan menggunakan lapisan Ultra Thin Glass (UTG) terbaru dengan ketebalan sekitar 60 mikron, meningkat dari generasi sebelumnya yang menggunakan lapisan 45 mikron.

Peningkatan ini diperkirakan mampu membuat bekas lipatan jauh lebih samar, meski belum benar-benar hilang.

Lebih lanjut, Apple disebut akan menggunakan panel OLED khusus buatan Samsung Display yang dirancang lebih tipis dan ringan.

Panel tersebut diperkirakan mampu memberikan efisiensi daya lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas tampilan.

Sementara Samsung tetap mengandalkan layar AMOLED premium dengan refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan hingga 2.600 nits, dan kepadatan piksel sekitar 432 ppi pada layar penutup.

Secara keseluruhan, kedua perangkat diprediksi menawarkan pengalaman visual kelas flagship.

Namun, klaim Apple mengenai layar tanpa lipatan menjadi salah satu fitur yang paling mencuri perhatian.

3. Kamera

Hal menarik lainnya adalah keputusan kedua produsen untuk menggunakan konfigurasi dua kamera belakang.

Langkah tersebut cukup mengejutkan karena sebagian besar smartphone flagship saat ini masih menggunakan tiga hingga empat kamera.

iPhone Fold diperkirakan mengusung modul kamera horizontal yang berisi dua lensa, mikrofon, serta lampu kilat LED.

Apple juga disebut menggunakan satu kamera depan yang dapat digunakan baik saat perangkat dibuka maupun dilipat.

Hingga kini belum diketahui apakah kamera sekundernya merupakan lensa telefoto atau ultra-wide.

Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide juga dikabarkan membawa kamera utama 50 MP yang dipadukan kamera ultra-wide 50 MP.

Untuk menjaga desain tetap tipis, Samsung disebut menghilangkan kamera telefoto sekaligus menghapus dukungan S Pen pada model terbaru.

4. Performa

Pada sektor performa, kedua perangkat sama-sama dibekali chipset generasi terbaru.

iPhone Fold disebut menggunakan Apple A20 Borneo Ultra berbasis fabrikasi 2 nanometer buatan TSMC.

Chip tersebut diperkirakan identik dengan yang digunakan pada seri iPhone 18 Pro.

Apple juga dikabarkan menyematkan modem internal Apple C2 serta sistem pendingin vapor chamber untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil.

Di sisi lain, Galaxy Z Fold 8 Wide diperkirakan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan RAM 12 GB.

Kombinasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan performa tinggi untuk multitasking, gaming, hingga pemrosesan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).

5. Baterai

Kemudian, sektor baterai menjadi salah satu aspek yang cukup menarik dalam perbandingan kali ini.

Apple disebut memanfaatkan ruang kosong akibat perpindahan tombol ke sisi kanan untuk menempatkan baterai berkapasitas lebih besar.

Bahkan, bocoran menyebut iPhone Fold akan menggunakan sistem dual battery yang ditempatkan di masing-masing sisi perangkat lipat.

Konfigurasi tersebut diklaim sebagai baterai terbesar yang pernah digunakan pada lini iPhone.

Sementara itu, Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide diperkirakan membawa baterai 4.800 mAh, meningkat sekitar 400 mAh dibanding Galaxy Z Fold 7.

Samsung juga tetap menghadirkan pengisian cepat 45W melalui kabel dan 25W secara nirkabel.

6. Jadwal Peluncuran dan Prediksi Harga

Samsung dipastikan menjadi produsen yang lebih dahulu meluncurkan perangkatnya.

Galaxy Z Fold 8 Wide dijadwalkan diperkenalkan pada 22 Juli 2026 dalam acara Galaxy Unpacked di London.

Pada acara yang sama, Samsung juga diperkirakan meluncurkan Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Flip 8, serta Galaxy Watch 9 Series.

Sementara, Apple diperkirakan memperkenalkan iPhone Fold bersamaan dengan peluncuran iPhone 18 Series pada September 2026.

Namun, sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa jadwal tersebut masih berpotensi mengalami penyesuaian, sehingga peluncuran perangkat lipat pertama Apple itu dapat bergeser hingga awal 2027.

Dari sisi harga, iPhone Fold diprediksi dibanderol sekitar US$2.000 hingga US$2.500, menjadikannya salah satu smartphone Apple dengan harga paling tinggi.

Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide diperkirakan tetap berada di bawah harga tersebut, meski angka resminya masih menunggu pengumuman Samsung.

Baca Juga: Pasar HP Bekas Diprediksi Melonjak pada 2026, Ini Penyebabnya

Siapa yang Berpeluang Menjadi Raja HP Lipat?

Jika melihat berbagai bocoran yang beredar, Samsung masih memiliki keunggulan dari sisi pengalaman karena telah mengembangkan HP lipat selama beberapa generasi.

Galaxy Z Fold 8 Wide diperkirakan menjadi penyempurnaan dari formula yang selama ini telah matang, mulai dari desain yang semakin tipis, baterai lebih besar, hingga peningkatan kualitas layar.

Namun Apple tampaknya tidak sekadar ingin mengikuti tren. Perusahaan tersebut disebut mencoba menghadirkan pengalaman baru melalui layar tanpa lipatan, baterai berkapasitas besar, chipset 2 nanometer, serta integrasi mendalam dengan ekosistem Apple.

Pada akhirnya, persaingan iPhone Fold dan Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide bukan hanya soal spesifikasi atau harga.

Duel keduanya menjadi simbol pertarungan dua filosofi berbeda dalam mengembangkan smartphone lipat premium.

Samsung mengandalkan pengalaman dan inovasi yang terus disempurnakan, sementara Apple berupaya menghadirkan gebrakan baru dengan pendekatan yang lebih matang sejak awal.

Hasil akhirnya akan ditentukan oleh bagaimana kedua perangkat mampu memenuhi kebutuhan pengguna ketika resmi hadir di pasaran.

Tags:
Samsung GalaxyiPhoneSamsung Galaxy Z Fold 8iPhone FoldSamsung Galaxy Z Fold 8 Wide

Mutia Dheza Cantika

Reporter

Mutia Dheza Cantika

Editor