Massa aksi mahasiswa yang hendak berunjuk rasa di kawasan Bunderan HI, Jakarta Pusat, tertahan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (12/6/2026). (Sumber: Poskota | Foto: Pandi Ramedhan)

NEWS

Demo di Jakarta Memanas, Massa Aksi Dihadang Aparat di Jalan Sudirman

Jumat 12 Jun 2026, 16:57 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Ratusan massa aksi gabungan mahasiswa dan kelompok sipil yang berencana menggelar unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, tertahan di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (12/6/2026).

Pantauan di lokasi pada sore hari menunjukkan aparat kepolisian membentuk blokade di ruas Jalan Jenderal Sudirman untuk menghalau massa yang hendak bergerak menuju titik aksi di Bundaran HI.

Situasi sempat memanas ketika sejumlah peserta aksi terlibat adu argumen dengan petugas kepolisian. Massa meminta akses untuk melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI guna menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.

Meski negosiasi berlangsung, massa tetap bertahan di lokasi sambil membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan terhadap pemerintah.

Baca Juga: Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Mahasiswa Soroti Kondisi Ekonomi hingga Keterlibatan Militer di Ranah Sipil

Salah seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Jordan, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat.

Menurutnya, kondisi ekonomi menjadi salah satu isu utama yang disuarakan dalam demonstrasi tersebut.

"Yang disoroti adalah kondisi ekonomi yang semakin memburuk, termasuk melemahnya nilai mata uang dan tekanan terhadap kehidupan masyarakat," ujar Jordan kepada wartawan.

Selain persoalan ekonomi, massa aksi juga menyoroti sejumlah program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurut mereka belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Baca Juga: Beli Motor QJMOTOR di PRJ 2026 Bisa Dapat Trip Gratis ke China, Ini Syaratnya

Para demonstran juga mengkritisi meningkatnya keterlibatan militer dalam berbagai sektor sipil yang dinilai perlu menjadi perhatian publik.

"Penguasaan ranah-ranah sipil oleh militer juga menjadi salah satu hal yang kami soroti karena dianggap belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Massa Tetap Bertahan Meski Jalan Ditutup Aparat

Hingga pukul 15.40 WIB, massa aksi masih berupaya menembus blokade untuk mencapai Bundaran HI. Namun, aparat kepolisian tetap melakukan penjagaan ketat di sejumlah titik.

Akibat konsentrasi massa di badan jalan, arus lalu lintas di depan Gedung BLU, Jalan Jenderal Sudirman, terpaksa ditutup sementara untuk menghindari kemacetan dan menjaga keamanan.

Di tengah terik cuaca, massa terus menyuarakan tuntutan melalui pengeras suara dan orasi secara bergantian.

Driver Ojol Ikut Turun ke Jalan Protes Kenaikan Harga BBM dan Sembako

Aksi tersebut juga diikuti sejumlah pengemudi ojek online (ojol) yang mengaku terdampak langsung oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok.

Salah satunya Asep, pengemudi ojol asal Jakarta Pusat. Ia mengaku ikut bergabung dalam aksi karena merasa beban hidup masyarakat semakin berat.

Menurutnya, kenaikan harga BBM turut berdampak pada biaya operasional sehari-hari, mulai dari harga oli hingga suku cadang kendaraan.

"Harga oli sudah naik, sembako naik, spare part juga naik. Sementara pendapatan kami tidak bertambah. Kami berharap pemerintah bisa mendengar suara rakyat kecil," ujar Asep saat berorasi.

Aksi unjuk rasa pun masih berlangsung hingga sore hari dengan massa yang terus menyuarakan tuntutan terkait kondisi ekonomi, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi.

Tags:
demo mahasiswa

Pandi Ramedhan

Reporter

Deni Zainudin

Editor