Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, di Mal Central Park, Jakarta Barat, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Poskota | Foto: Pandi Ramedhan)

JAKARTA RAYA

Libatkan 104 Mal dan UMKM, FJGS 2026 Targetkan Transaksi Rp16 Triliun

Kamis 11 Jun 2026, 07:54 WIB

GROGOL PETAMBURAN, POSKOTA.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

Pembukaan festival belanja terbesar di ibu kota tersebut dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, di Mal Central Park, Jakarta Barat, Rabu (10/6/2026).

FJGS 2026 akan berlangsung hingga 22 Juli 2026 dengan melibatkan sekitar 104 pusat perbelanjaan yang tersebar di lima wilayah Jakarta. Kegiatan ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi sekaligus meningkatkan aktivitas konsumsi masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi.

Uus Kuswanto mengatakan, FJGS bukan sekadar ajang diskon tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat perputaran ekonomi daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pengelola pusat perbelanjaan.

Baca Juga: Surat Keterangan Domisili Jadi Dokumen Penting SPMB 2026 Jalur Domisili, Ini Fungsi dan Contoh Formatnya

“Semoga kegiatan ini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi Jakarta sekaligus menarik minat masyarakat untuk berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan yang ada,” ujar Uus.

Libatkan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Tak hanya melibatkan mal dan ritel modern, FJGS 2026 juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan promosi selama festival berlangsung.

Menurut Uus, sejumlah pusat perbelanjaan telah menjalin kerja sama dengan UMKM agar produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan mendapatkan manfaat ekonomi dari tingginya kunjungan pengunjung selama acara.

Ia berharap sinergi tersebut dapat memperkuat posisi pusat perbelanjaan sebagai motor penggerak ekonomi di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Ekonom Sebut Dampak Kenaikan Pertamax terhadap Inflasi Relatif Terbatas

“Kolaborasi antara mal dan pelaku usaha lokal diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Optimistis Target Transaksi Rp16 Triliun Tercapai

Pemprov DKI Jakarta dan penyelenggara FJGS 2026 menargetkan nilai transaksi mencapai Rp16 triliun selama pelaksanaan festival.

Meski daya beli masyarakat masih menghadapi sejumlah tantangan, Uus tetap optimistis target tersebut dapat dicapai. Keyakinan itu didukung oleh pertumbuhan ekonomi Jakarta yang masih positif serta tingkat inflasi yang relatif terkendali.

“Kita harus optimistis. Pertumbuhan ekonomi Jakarta masih cukup baik dan inflasi juga dapat dikendalikan,” ujarnya.

Optimisme serupa disampaikan Ketua Pelaksana FJGS 2026, Mualim Wijoyo. Ia menilai target transaksi tahun ini berpeluang terlampaui mengingat dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta melalui berbagai agenda dan festival yang digelar sepanjang tahun.

Menurut Mualim, pengalaman penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya menunjukkan target transaksi selalu berhasil tercapai.

“Dukungan pemerintah sangat besar. Selain FJGS, masih ada berbagai agenda hingga Agustus mendatang, termasuk Jakarta Fair yang dapat meningkatkan kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan,” kata Mualim.

Hadirkan Undian Berhadiah untuk Dongkrak Belanja

Untuk meningkatkan minat masyarakat berbelanja, penyelenggara FJGS 2026 menghadirkan program undian berhadiah bagi pengunjung yang melakukan transaksi selama periode festival.

Setiap transaksi dengan kelipatan tertentu akan memperoleh poin yang dapat diikutsertakan dalam pengundian hadiah utama maupun hadiah menarik lainnya.

Selain menyasar konsumen lokal, penyelenggara juga membidik wisatawan dari negara-negara ASEAN yang berkunjung dan berbelanja di Jakarta selama periode festival.

“Kami menyiapkan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen. Tidak hanya mobil, tetapi juga perhiasan dan hadiah lainnya,” ujar Mualim.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, pengelola pusat perbelanjaan, dan UMKM, FJGS 2026 diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jakarta sekaligus meningkatkan aktivitas perdagangan dan pariwisata di ibu kota.

Tags:
ekonomi daerahHUT DKI JakartaFJGS 2026

Pandi Ramedhan

Reporter

Deni Zainudin

Editor