Penjualan GAC Indonesia mencapai 266 unit pada April 2026. (Sumber: GAC Aion)

OTOMOTIF

Aion UT Dominasi Segmen Hatchback EV, Penjualan Naik Lebih dari 20 Persen

Selasa 26 Mei 2026, 17:00 WIB

POSKOTA.CO.ID - GAC Indonesia kembali mencatat hasil positif di pasar kendaraan listrik nasional melalui Aion UT.

Berdasarkan data wholesales GAIKINDO periode Maret dan April 2026, Aion UT berhasil menjadi model dengan penjualan tertinggi di segmen medium hatchback EV selama dua bulan berturut-turut di Indonesia.

Capaian tersebut memperlihatkan tren pertumbuhan positif kendaraan listrik GAC Indonesia di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil listrik.

Data wholesales GAIKINDO menunjukkan penjualan Aion UT mencapai 266 unit pada Januari 2026 dan meningkat menjadi 321 unit pada April 2026.

Dengan capaian tersebut, penjualan kendaraan listrik ini tumbuh lebih dari 20 persen dalam empat bulan pertama tahun ini.

Pada Maret 2026, Aion UT mencatat penjualan sebanyak 242 unit sebelum kembali meningkat menjadi 321 unit pada April 2026.

Baca Juga: GAC Tampilkan Mobil Listrik Aion hingga Hyptec di Indomobil Expo 2026, Ini Daftar Harganya

Hasil tersebut memperkuat posisi Aion UT sebagai salah satu kendaraan listrik yang paling diminati di segmen medium hatchback EV nasional.

Menurut GAC Indonesia, tren positif tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang menawarkan kombinasi desain modern, teknologi, efisiensi energi, dan kenyamanan berkendara.

Momentum tersebut juga diperkuat lewat penghargaan Best EV Of The Year 2026 dari Pikiran Rakyat yang sebelumnya berhasil diraih Aion UT.

“Pencapaian penjualan wholesales Aion UT selama dua bulan berturut-turut menjadi indikator positif bahwa kendaraan listrik kini semakin diterima masyarakat Indonesia sebagai bagian dari mobilitas masa kini,” ujar Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.

Hadir dalam Dua Varian dengan Jarak Tempuh Hingga 500 Km

Aion UT dipasarkan dalam dua pilihan varian, yakni Standard dan Premium.

Varian Standard menggunakan baterai 44,12 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.

Sementara itu, varian Premium dibekali baterai 60 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer.

Kedua varian menggunakan motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 210 Nm yang dirancang memberikan akselerasi responsif namun tetap nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Untuk menunjang kenyamanan pengguna, varian Premium telah mendukung teknologi fast charging hingga 87 kW sehingga pengisian daya dapat dilakukan lebih cepat.

Sistem pengisian dayanya juga telah memperoleh sertifikasi internasional seperti CCTA Global Charging Compatibility Proficiency Test dan TUV SUD New Energy Vehicle Charging Compatibility Function Certification.

Baca Juga: GAC Indonesia Panen 2.095 SPK di IIMS 2026, AION UT jadi Primadona

Dari sisi keselamatan, Aion UT menggunakan struktur bodi dengan 71 persen high-strength steel yang diperkuat one-piece hot-formed double door ring dan Dragon-Bone Embraced Body Structure.

Berbagai fitur keselamatan aktif juga tersedia, seperti AEB, FCW, LDW, BSD, hingga DOW.

Selain itu, platform listrik AEP dan X-Soul Architecture memungkinkan hadirnya fitur modern seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, panoramic roof, ventilated seat, wireless charging, hingga semi-autonomous driving pada varian Premium.

Saat ini, AION UT dipasarkan dengan harga mulai Rp325 juta untuk varian Standard dan Rp375 juta untuk varian Premium berstatus OTR Jakarta.

Tags:
GaikindoAION UTGAC Aion

Erwan Hartawan

Reporter

Guruh Nara Persada

Editor