POSKOTA.CO.ID – Dinamika menuju Musyawarah Besar (Mubes) V KOSGORO 1957 mulai memanas. Ketua Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) KOSGORO 1957, La Ode Safiul Akbar resmi mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Umum KOSGORO 1957 periode 2026–2031.
Deklarasi tersebut digelar di kawasan Ancol, Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026, dan menjadi penanda dimulainya pertarungan menuju kepemimpinan baru salah satu organisasi pendiri Partai Golkar tersebut.
Dalam deklarasinya, La Ode membawa semangat “mengakarkan kembali” KOSGORO 1957 sebagai organisasi karya yang tetap berpijak pada sejarah dan nilai perjuangan para pendiri.
“KOSGORO 1957 bukan hanya organisasi, tetapi cara berpikir dan bertindak untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” ujar La Ode dalam keterangannya.
Baca Juga: Dokter Rayendra Motivasi Pelajar SMA Kosgoro Kota Bogor Jadi Pemimpin yang Baik
Ia menegaskan, tantangan zaman saat ini tidak lagi sederhana. Kompetisi global, disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi, hingga krisis kaderisasi menjadi pekerjaan besar yang harus dijawab organisasi modern.
Menurutnya, KOSGORO 1957 harus mampu bertransformasi tanpa kehilangan akar ideologisnya sebagai organisasi gotong royong dan pengabdian rakyat.
Sebagai tokoh yang lahir dari dunia usaha, La Ode menilai organisasi besar tidak boleh tercerabut dari akar sejarahnya. Akar tersebut, kata dia, menjadi sumber kekuatan yang menjaga organisasi tetap relevan menghadapi perubahan zaman.
“Di tengah individualisme yang menguat, etos gotong royong harus dihidupkan kembali. Di tengah fragmentasi sosial, KOSGORO harus menjadi ruang pemersatu,” demikian salah satu poin gagasan yang disampaikan dalam deklarasi tersebut.
Baca Juga: Mendapatkan Jaket dan Dipasangkan Cincin dari Kosgoro 1957, Ridwan Kamil Bisa Dongkrak Suara Golkar
Tak hanya bicara ideologi organisasi, La Ode juga menekankan pentingnya regenerasi kader dan penguatan ekonomi kerakyatan. Ia ingin KOSGORO 1957 kembali menjadi rumah besar kader-kader muda yang berpikiran besar, bekerja nyata, dan hadir sebagai solusi bagi masyarakat.
Menariknya, deklarasi maju La Ode disebut telah mendapat restu dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
“Ketum Bahlil sudah merestui saya maju jadi Ketum KOSGORO,” kata La Ode.
Mubes V KOSGORO 1957 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Jakarta. Forum tersebut diperkirakan menjadi momentum penting menentukan arah baru organisasi di tengah perubahan sosial-politik nasional.
Sejumlah kader menilai kontestasi kali ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga pertarungan gagasan mengenai masa depan KOSGORO 1957: apakah tetap menjadi organisasi tradisional berbasis sejarah, atau bertransformasi menjadi kekuatan kaderisasi modern yang mampu menjawab tantangan era digital dan ekonomi baru.