POSKOTA.CO.ID - Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan publik setelah muncul tudingan dirinya melakukan ritual pesugihan di kawasan Gunung Kawi.
Isu tersebut viral usai beredarnya video seorang pria yang mengaku sebagai juru kunci di lokasi tersebut.
Dalam video yang ramai dibahas di media sosial itu, pria tersebut menyebut sejumlah artis dan figur publik pernah datang ke Gunung Kawi untuk menggelar acara syukuran.
Nama Sarwendah ikut disebut sebagai salah satu sosok yang pernah berkunjung ke tempat tersebut.
Kuasa Hukum Bantah Isu Ritual Pesugihan
Menanggapi kabar yang berkembang liar, pihak keluarga langsung memberikan klarifikasi resmi melalui tim kuasa hukum mereka, yakni Chris Sam Siwu dan Simon Abraham.
Mereka menegaskan bahwa isu yang mengaitkan Sarwendah dengan ritual pesugihan sama sekali tidak benar. Tuduhan tersebut disebut sebagai fitnah dan hoaks yang menyesatkan publik.
Menurut penjelasan kuasa hukum, kedatangan Sarwendah ke Gunung Kawi pada tahun 2021 murni berkaitan dengan pekerjaan di dunia hiburan, bukan aktivitas spiritual ataupun ritual tertentu.
Datang ke Gunung Kawi untuk Produksi Podcast Horor
Simon Abraham menjelaskan bahwa saat itu Sarwendah tengah menjalani proses syuting podcast horor berjudul Kakak Beradik.
Pengambilan gambar dilakukan secara profesional dan melibatkan banyak kru produksi.
Seluruh aktivitas selama berada di Gunung Kawi juga disebut berlangsung terbuka. Sarwendah tidak datang sendirian, melainkan bersama tim lengkap demi kebutuhan produksi konten hiburan bertema misteri dan horor.
Karena itu, pihak kuasa hukum menilai tudingan mengenai ritual pesugihan tidak memiliki dasar yang jelas dan hanya memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat.
Video Viral Picu Spekulasi Publik
Viralnya video pengakuan pria yang mengaku sebagai juru kunci Gunung Kawi membuat nama Sarwendah kembali menjadi sorotan warganet.
Banyak netizen kemudian mengaitkan kunjungannya ke lokasi tersebut dengan praktik spiritual tertentu.
Padahal, menurut klarifikasi resmi yang disampaikan pihak kuasa hukum, keberadaan Sarwendah di Gunung Kawi semata-mata untuk kepentingan produksi konten hiburan dan bukan untuk menjalani ritual mistis seperti yang dituduhkan.
