"Jadi, kami juga ingin tahu makanan seperti apa yang anak-anak sukai supaya SPPG menyesuaikan dengan kebutuhan mereka, tapi nilai gizinya pun seimbang," ujarnya.
"Jadi, makanan itu nantinya tidak mubadjir. Artinya makanan bergizi ini juga disukai oleh anak-anak sekolah," sambungnya.
Ia menambahkan, menu MBG yang disalurkan pihak SPPG itu harus benar-benar dikonsumsi oleh para siswa dan penerima manfaat MBG lainnya, seperti ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
"Maka dari itu, kami datang ke setiap penerima manfaat MBG supaya tahu bagaimana menu makanan yang disukai, sehingga kami bisa menyesuaikan dengan selera mereka," tambahnya.
