Ilustrasi BYD Sealion 7 mengalami dugaan kerusakan pada salah satu komponen kaki-kaki mobil. (Sumber: autodesignmagazine.com)

OTOMOTIF

Baru Dipakai Setahun, Pemilik BYD Sealion 7 Kaget Shockbreaker Mobil Diduga Patah

Selasa 12 Mei 2026, 19:00 WIB

POSKOTA.CO.ID – Seorang pengguna mobil listrik BYD Sealion 7 membagikan pengalaman kurang menyenangkan setelah kendaraan miliknya mengalami dugaan kerusakan pada salah satu komponen kaki-kaki mobil.

Cerita tersebut viral usai diunggah melalui akun Instagram pribadi @louisedaniella dan menjadi perhatian warganet.

Dalam unggahannya, pemilik kendaraan mengaku membeli mobil tersebut secara tunai dengan harga sekitar Rp650 juta di showroom BYD Harmoni Slipi, Jakarta.

Pemilik kendaraan menceritakan insiden bermula saat dirinya hendak memarkirkan mobil.

Tiba-tiba terdengar bunyi keras dari bagian kendaraan yang membuatnya panik.

“Saat hendak parkir, tiba-tiba mobil mengeluarkan bunyi ‘kretek-kretek’ yang sangat keras hingga membuat aku panik,” tulis pemilik akun tersebut.

Ia mengaku suara tersebut masih terdengar meski mobil hanya digerakkan sedikit untuk meluruskan posisi parkir.

“Bahkan, saat mobil digerakkan sedikit untuk meluruskan posisi parkir, bunyi tersebut masih terdengar cukup keras,” lanjutnya.

Baca Juga: Kronologi Video Viral Dealer BYD Bali Versi Della Septiani, Singgung Sikap Sales

Mobil Langsung Dihentikan Penggunaannya

Setelah kejadian itu, pemilik memutuskan untuk tidak lagi menggunakan mobil karena khawatir terjadi hal yang lebih serius.

Padahal saat itu dirinya sedang memiliki urusan pekerjaan dan akhirnya memilih menggunakan transportasi online.

Selama hampir satu jam, pihak keluarga disebut mencoba menghubungi layanan servis BYD hingga akhirnya mobil towing datang untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Diduga Shockbreaker Mengalami Kerusakan

Berdasarkan informasi yang diterima pemilik kendaraan, terdapat salah satu komponen yang mengalami kerusakan, yakni shockbreaker.

Namun, pemilik mengaku tidak diperbolehkan melihat langsung bagian komponen yang disebut mengalami kerusakan tersebut.

“Jujur aku cukup kaget dan kecewa, karena usia mobil baru sekitar satu tahun dan selama pemakaian selalu digunakan dengan hati-hati,” ungkapnya.

Ia juga mengaku tidak menyangka komponen tersebut bisa mengalami kerusakan dalam waktu pemakaian yang relatif singkat.

Baca Juga: Pabrik BYD Terbakar di China, Apakah Ekspor Mobil Listrik ke Indonesia Terganggu?

Pemilik Mengaku Trauma Berkendara

Insiden tersebut membuat pemilik merasa khawatir apabila kejadian serupa terjadi ketika kendaraan digunakan dalam perjalanan jauh maupun di jalan tol.

“Pengalaman ini cukup membuat aku merasa takut dan trauma. Yang terlintas di pikiran aku adalah kekhawatiran apabila kejadian serupa terjadi saat mobil sedang melaju di jalan tol atau dalam kondisi perjalanan jauh,” paparnya.

Selain masalah tersebut, pemilik juga mengaku sejak awal penggunaan sudah beberapa kali mendengar bunyi pada bagian dashboard seperti ada komponen yang renggang.

Keluhan itu disebut telah beberapa kali disampaikan saat melakukan servis di showroom.

Setelah dilakukan diskusi dengan pihak showroom tempat pembelian kendaraan, solusi yang diberikan adalah penggantian shockbreaker yang disebut mengalami kerusakan.

Baca Juga: Drama BYD Seal Premium: Akbar Faisal Ngaku Kapok, Kirim Somasi ke BYD hingga Leasing

Meski demikian, pemilik kendaraan mengaku rasa nyaman saat berkendara belum sepenuhnya kembali.

“Aku menghargai proses tersebut. Namun, secara pribadi, hingga saat ini aku masih merasa kurang nyaman dan rasa tenang saat berkendara belum sepenuhnya kembali. Bunyi dashboard mobilku masih ada setelah service pergantian shockbreaker,” tutupnya.

Tags:
BYD IndonesiaShockbreaker PatahBYD Sealion 7

Erwan Hartawan

Reporter

Guruh Nara Persada

Editor