Direktur Utama LIB, Ferry Paulus memberikan keterangan pers kepada awak media di Gedung Baintelkam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

OLAHRAGA

Dilarang Polisi Main di Jakarta, Persija vs Persib Terusir ke Samarinda

Rabu 06 Mei 2026, 20:20 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - El Clasico antara Persija melawan Persib Bandung dipastikan tidak akan digelar di Jakarta. Duel klasik Super League tersebut dipindahkan ke Samarinda setelah pihak kepolisian tidak memberikan izin bermain di ibu kota.

“Begini, Pak Kapolda, Wakapolda dengan segala macam timnya itu waktu beberapa hari yang lalu sempat datang ke Balaikota untuk berdiskusi berdialog dengan Gubernur. Dan dari situ akhirnya keluar keputusan bahwa kita tidak boleh menyelenggarakan pertandingan di Jakarta,” ujar Direktur Utama LIB atau I.League, Ferry Paulus, kepada awak media di Gedung Baintelkam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Mei 2026.

Setelah keputusan tersebut, pihak liga langsung bergerak mencari stadion alternatif. Beberapa opsi sempat muncul di Pulau Jawa, seperti Jepara dan Surabaya. Namun, rencana tersebut juga menemui kendala karena pertandingan hanya diizinkan tanpa penonton. Opsi lain seperti Bali juga sempat dipertimbangkan, tapi terbentur jadwal pertandingan klub lain.

Samarinda dengan jarak sekitar 1.900 km dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang awalnya jadi venue laga El Clasico tersebut. Sehingga pihaknya pun langsung berkomunikasi dengan pihak Borneo FC. Beruntung, kepolisian setempat yang membuka peluang pertandingan digelar dengan kehadiran penonton.

Baca Juga: Persija vs Persib Tidak Digelar di JIS, Ada Apa? Berikut Penjelasan Lengkap Penyebabnya

“Nah, saya coba tanya ke pihak kepolisian, kalau memang kalian bisa menyelenggarakan di Samarinda dipersilakan saja, pihak kepolisian juga akan bantu perizinannya dengan penonton. Jadi itu sejarahnya kenapa sampai kita akhirnya menetapkan di Samarinda,” tutur Ferry.

Dalam kesempatan itu, Ferry tidak menutupi rasa kecewanya karena laga besar ini kembali gagal digelar di Jakarta. Padahal sejauh ini pihaknya telah berupaya menjaga kondusivitas bersama suporter Jakmania sepanjang musim. Pemindahan venue ke Samarinda juga membawa dampak kerugian bagi Persija, terutama dari sisi finansial dan dukungan suporter

“Wah, kecewa sekali, padahal kita sudah berupaya bekerja sama dengan Jakmania, berupaya untuk menunjukkan bahwa perilaku suporter kita sudah bagus,” keluh Ferry.

Menurut Ferry, alasan utama penolakan izin dari kepolisian adalah faktor keamanan. Hal ini berkaitan dengan kekhawatiran potensi gangguan pasca peringatan May Day serta insiden kericuhan yang sebelumnya terjadi di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: Link Resmi Tiket Persija vs Persib di BRI Liga 1 2026, 60 Ribu Tiket Disiapkan untuk 10 Mei

“Keamanan. Setelah May Day ada indikasi kemungkinan mereka khawatir. Kemarin juga ada kejadian di Bandung, ada seratus orang lebih yang ditangkap," beber Ferry.

Tags:
Super LeagueSamarinda Persib Bandung Persija Jakarta

Ali Mansur

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor