Penjualan mobil listrik meningkat kenaikan harga BBM. (Sumber: Poskota/ Erwan Hartawan)

OTOMOTIF

Kenaikan Harga BBM jadi Angin Segar, Indomobil Dorong Penjualan EV

Selasa 05 Mei 2026, 21:20 WIB

POSKOTA.CO.ID - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan terjadi di Indonesia ternyata membawa dampak berbeda bagi industri otomotif.

Jika sebagian masyarakat merasakan beban tambahan, di sisi lain tren kendaraan listrik justru menunjukkan peningkatan signifikan.

Menurut CEO Santiko Wardoyo dari Indomobil Dealership Group lonjakan harga BBM membuat konsumen mulai berpikir ulang terkait biaya operasional kendaraan.

Alhasil, mobil listrik kini semakin dilirik sebagai alternatif yang lebih efisien.

Baca Juga: Indomobil Expo Pamerkan Beragam Mobil Listrik di Senayan City, Ini Daftar Modelnya

“Mobil listrik trennya meningkat. Customer mulai mencari, apalagi dengan adanya kenaikan bahan bakar. Terlihat penjualannya juga mulai naik,” ujarnya di Senayan City Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.

Kontribusi EV Tembus 50 Persen

Menariknya, kontribusi kendaraan listrik (EV) di Indomobil Group saat ini sudah mencapai lebih dari 50 persen dari total penjualan.

Angka ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam preferensi konsumen di tengah dinamika harga energi.

Santiko menegaskan bahwa pihaknya berupaya mengakomodasi kebutuhan pasar yang terus berubah.

Baca Juga: Gran Max jadi Tulang Punggung Penjulan Ritel, Daihatsu Catatkan Kinerja Positif April 2026

“Kita coba menyesuaikan dengan keinginan customer, karena memang demand-nya sudah terlihat ke arah sana,” tambahnya.

Di sisi lain, Santiko tak menampik bahwa kenaikan harga BBM tetap menjadi beban bagi masyarakat.

Efeknya bahkan merembet ke berbagai sektor, termasuk kenaikan harga bahan baku seperti plastik.

“Kenaikan ini pasti terasa berat. Karena bukan cuma bensin, efeknya ke harga-harga lain juga ikut naik,” jelasnya.

Namun sebagai pelaku industri, Indomobil memilih mencari solusi. Salah satunya dengan mendorong adopsi kendaraan listrik yang dinilai lebih hemat dalam jangka panjang.

Santiko menegaskan bahwa pihaknya tidak serta-merta “diuntungkan” dari kenaikan BBM. Namun, kondisi ini dimanfaatkan untuk mempercepat transisi ke kendaraan listrik, sejalan dengan arahan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Indomobil pun menggencarkan berbagai strategi, mulai dari penguatan produk, layanan, hingga skema pembiayaan. Dalam ajang pameran seperti Indomobil Expo 2026, berbagai promo ditawarkan, seperti:

Tak hanya itu, jaringan Indomobil yang mencapai sekitar 300 titik di seluruh Indonesia menjadi nilai tambah bagi konsumen.

“Dengan jaringan luas, customer bisa merasa lebih nyaman. Servis bisa dilakukan di banyak tempat, jadi lebih praktis,” tutur Santiko.

Tags:
mobil listrik Indomobil Expo 2026kendaraan listrikkenaikan BBMlonjakan harga BBM

Erwan Hartawan

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor