POSKOTA.CO.ID - Sosok Canro Simarmata tengah menjadi sorotan di media sosial setelah perbincangannya dengan tim Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata (UKP Pariwisata) viral.
Perbincangan tersebut berkaitan dengan permintaan izin penggunaan video miliknya yang menampilkan jalur Torean, Gunung Rinjani.
Di mana, peristiwa itu bermula ketika tim UKP Pariwisata menghubungi Canro melalui pesan langsung (direct message) di Instagram.
Dalam pesannya, pihak UKP Pariwisata menyampaikan ketertarikan terhadap konten video jalur Torean yang dibuat oleh Canro.
"Hai kakk, kami dari tim UKP Pariwisata senang dengan konten kamu tentang Torean dan ingin meminta izin untuk menggunakan cuplikan konten kamu tentang Torean tersebut sebagai bahan publikasi informasi pariwisata kepada masyarakat melalui akun resmi UKP Pariwisata. Terima kasih banyak atas kerja sama dan dukungannya," tulis pihak UKP Pariwisata, seperti dikutip pada Selasa, 5 Mei 2026.
Menanggapi permintaan tersebut, Canro memberikan respons yang cukup terbuka. Dia mengapresiasi niat baik UKP Pariwisata dalam mempromosikan destinasi wisata Indonesia dengan memanfaatkan karya visual miliknya.
"Dear Team UKP Pariwisata, Terima kasih atas DM yang telah disampaikan. Saya sangat mengapresiasi tujuan baik dari pihak UKP Pariwisata dalam mempublikasikan informasi serta potensi wisata kepada masyarakat luas. Saya pun merasa senang apabila karya visual saya dapat turut mendukung penyebaran promosi pariwisata tersebut," tulisnya.
Namun demikian, Canro juga menegaskan penggunaan karyanya tidak bersifat gratis. Ia menetapkan tarif sebesar Rp10 juta untuk satu video yang akan digunakan.
"Namun demikian, izinkan saya menyampaikan bahwa untuk penggunaan satu video karya saya, rate yang saya tetapkan adalah sebesar IDR 10.000.000 per video," bebernya kepada akun resmi UKP Pariwisata.
Pihaknya juga menjelaskan, nilai tersebut telah disesuaikan dengan proses produksi yang dilakukan di lapangan, termasuk biaya operasional saat pendakian.
"Nilai tersebut menyesuaikan dengan keseluruhan proses produksi yang kami lakukan di lapangan, termasuk kebutuhan operasional saat pendakian, salah satunya pengurusan izin penerbangan drone yang memerlukan biaya sekitar IDR 2.000.000 per hari," jelas dia.
Baca Juga: Viral Modus Sewa Kursi Acara MBG, Vendor di Tangsel Kehilangan Ratusan Kursi dan Blower
Canro Simarmata Siapa dan Asal Mana?
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Wikipedia, Canro Simarmata merupakan seorang travel blogger yang lahir di Pulau Samosir pada 4 September 1987.
Ia dikenal aktif menjelajahi berbagai destinasi alam di Indonesia, khususnya gunung-gunung yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para pendaki.
Dengan motto “The Way You Travel, Defines Yourself”, Canro menjadikan aktivitas perjalanan sebagai bagian dari identitas dirinya.
Dirinya tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga mengabadikannya dalam bentuk konten digital yang dibagikan melalui media sosial dan platform internet.
Hingga saat ini, dia telah mendaki hampir 15 gunung di Indonesia, di mana empat di antaranya termasuk dalam daftar 7 Summit Indonesia.
Baca Juga: Lirik Lagu Veronika Om Storm yang Viral di TikTok, Apa Maknanya?
Sebagai travel blogger, Canro aktif membagikan pengalaman perjalanan dalam bentuk tulisan, fotografi, hingga videografi.
Akun Instagram pribadinya, @canro.simarmata, kini telah diikuti 268 ribu pengikut.
Konten-kontennya kerap menampilkan keindahan alam Indonesia dari sudut pandang yang sinematik dan informatif.
Melalui karya visual tersebut, ia berupaya memperkenalkan pesona gunung-gunung di Indonesia kepada audiens yang lebih luas, sekaligus mengedukasi tentang perjalanan dan pendakian.